Deretan 5 Hal di Luar Nurul dan Gak Habis Fikri Gubernur Lampung Arinal Djunadi saat Didatangi Jokowi

POJOKSATU.id - Selain Presiden Jokowi, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjadi yang paling disorot masyarakat saat orang nomor satu di Indonesia itu melakukan kunjungan kerja ke Lampung.

Bahkan sorotan yang ditujukan kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi jauh melebihi perhatian publik kepada Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono.

Presiden Jokowi dan Erick Thohir memang sempat menyita perhatian karena mobil yang ditumpangi sempat nyangkut akibat jalanan yang rusak parah.

Tapi yang jauh lebih menyita perhatian adalah deretan hal di luar nurul dan gak habis fikri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang juga ikut mendampingi Presiden Jokowi saat itu.

Aksi Arinal Djunaidi yang di luar nurul dan gak habis fikri itu bahkan terekam jelas dalam video yang beredar luas di media sosial.

BACA JUGA: Dajjal 800 Miliar

Arinal sendiri sempat jadi cemooh dan hujatan publik setelah viral unggahan konten Awbimax Reborn atau Bima Yudho Saputro melalui platform TikTok.

Dalam kontennya, Bima menyoroti infrastruktur jalan di Lampung Tengah yang rusak parah dan sudah terjadi sampai puluhan tahun.

Buntutnya, orang tuanya dipanggil Bupati Lampung Timur kemudian dibawa ke rumah Wakil Bupati Lampung Timur.

Bima menyebut, orangtuanya mendapat caci maki dan ancaman dari Arinal Djunaidi melalui sambungan telepon.

Bahkan Bima juga menyebut ayahnya mendapat ancaman dan kontennya akan dilaporkan ke polisi.

Nah, saat mendampingi Presiden Jokowi itulah, Arinal kedapatan melakukan sederet hal yang kemudian disorot publik.

Berikut deretan 5 hal di luar nurul dan gak habis fikri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat mendampingi Presiden Jokowi ke Lampung.

 

1. Tidak Tahu Nama Jalan


Dalam video yang beredar, Jokowi saat itu tengah melakukan pengecekan jalan yang rusak dan tengah berdiskusi dengan rombongan.

Tiba-tiba, Arinal yang mengenakan pakaian dinas ASN itu keluar dari rombongan dan mendekati warga.

Video itu mengungkap bahwa ternyata Arinal tidak tahu nama daerah yang sedang dikunjungi.

BACA JUGA: Bisul Rusak

Karena itu, Arinal pun langsung bertanya kepada warga yang berdiri di sekitar lokasi rombongan presiden.

"Ini apa, daerah apa namanya?" tanya Arinal kepada warga.

"Seputih Raman, pak," jawab warga dengan kompak.

Dan faktanya, Arinal juga tidak mengetahui nama daerah selanjutnya.

"Habis itu?" tanya Arinal lagi.

"Seputih Banyak," timpal warga.

"Berapa kilo (meter) lagi?" lanjut Arinal.

BACA JUGA: Tepuk Tangan di Belakang Jokowi, KPK akan Panggil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi

"Dekat lagi, sebelum Rumbia," jawab warga lagi.

Setelah mendapat jawaban 'bocoran' dari warga, Arinal kembali ke rombongan presiden.

Aduh...kok bisa yah seorang gubernur tidak hapal daerah yang dipimpinnya sendiri?

 

2. Woles Disindir Jokowi


Hal absurd lain yang dilakukan Arinal adalah woles alias tetap santuy saat Presiden Jokowi melontarkan sindiran soal rusaknya infrastruktur jalan di Lampung.

Momen itu bermula saat Jokowi ditanya soal perjalanannya melewati jalanan yang rusak parah, bergelombang sampai mobil yang nyangkut.

Akan tetapi, Jokowi menyatakan bahwa jalan-jalan yang dilaluinya ternyata 'mulus'.

“Jalannya mulus, enak, dinikmati,” ucap Jokowi.

Pernyataan orang nomor satu di Indonesia itu merupakan sindiran satire. Publik menilai, sindiran itu sejatinya ditujukan untuk Arinal yang merupakan Gubernur Lampung.

BACA JUGA: Jlebb ! Zulhas Sindir Jalan Lampung yang Rusak, Ibu Hamil Bisa Melahirkan

Sebab sebelumnya, mobil kepresidenan yang ditumpangi Jokowi saat itu sempat terhenti karena nyangkut karena jalanan yang rusak.

"Bagus kok jalannya, mulus sampai bikin tidur di mobil," ucap Jokowi.

"Sampai Pak Zul tadi tidur, saya juga tidur. Ya, karena mulus, sampai di mobil tidur," sambungnya.

Mendengar ucapan Jokowi itu, Arinal terlihat tetap woles dan santuy.

Gimana yah...disindir kok nggak ngerasa sih...

 

3. Tepuk Tangan


Yang paling disorot publik dari Gubernur Lampung Arinal Djunaidi adalah aksi tepuk tangan di belakang Presiden Jokowi.

Bahkan video momen Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tepuk tangan di belakang Jokowi itu banyak beredar luas di media sosial.

Awalnya, Jokowi menyatakan bahwa kedatangannya adalah untuk memastikan perbaikan jalan yang rusak di Lampung.

Meski akan diperbaiki oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah juga tetap harus melakukan perbaikan jalan.

BACA JUGA: Offroad Pakai Sedan, Mobil Jokowi Nyangkut, Gubernur dan Bupati Lampung ‘Kena Tampar’

"Masyarakat harus tahu, ada tanggung jawab jalan nasional di pemerintah pusat, jalan provinsi di gubernur, jalan kabupaten itu di bupati/wali kota," ucap Jokowi.

Jokowi memastikan, perbaikan jalan-jalan rusak di Lampung itu akan diambil alih oleh pemerintah.

"Tapi ini karena memang sudah lama, ya akan diambil alih oleh pemerintah pusat," lanjutnya.

Untuk perbaikan infrastruktur jalan yang rusak itu, Jokowi memastikan pemerintah pusat menggelontor Rp800 miliar dari APBN.

"Tahun ini pemerintah pusat, khusus untuk Lampung, akan mengucurkan anggaran kurang lebih Rp 800 miliar untuk 15 ruas jalan, termasuk ini," ujarnya.

Masyarakat kemudian mengucap syukur. Sementara Arinal yang berdiri di belakang Jokowi langsung tepuk tangan dan wajahnya terlihat kegirangan.

"Alhamdulillah," ucap Arinal.

 

4. Buang Muka


Momen lain Arinal yang penuh keabsurdan adalah membuang muka ketika Presiden Jokowi membahas soal jalan rusak di Lampung.

Saat itu, Jokowi ditanya pendapatnya soal jalan yang baru saja dilalui bersama rombongan sejumlah menteri dan pejabat.

BACA JUGA: Suruh Jokowi Naik Pikap dan Nampi Beras, Awbimax Sebut karena Kalau Tua Suka Gabut

Namun Arinal yang berada di samping Menteri PUPR Basuki terlihat menatap tajam ke arah jurnalis.

Saat Jokowi menjawab, dia justru membuang muka dan mengalihkan tubuhnya.

Padahal sebelum Jokowi ditanya soal kondisi jalan rusak, sikap tubuh Arinal terlihat biasa saja.

 

5. Salahkan Pengusaha


Entah tak mau disalahkan atau ingin cuci tangan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi justru menyalahkan pengusaha yang disebutnya membuat jalan di Lampung menjadi rusak.

Arinal menyatakan, jalan rusak itu diakibatkan pengusaha yang membiarkan truk bermuatan melebihi batas tonase.

"Hanya satu yang saya minta karena sudah dibantu oleh Presiden, maka masyarakat sekitar serta pengusaha harus menjaganya," kata Arinal Djunaidi.

Dia juga mewarning para pengusaha yang harus memahami kemampuan tonase dan batas muatan armadanya agar tidak melebihi batas yang sudah ditentukan.

BACA JUGA: Awbimax Reborn Dislepet Niluh Djelantik Gegara Nyinyir Jokowi ke Lampung, Pendidikan Penting tapi Adab Jauh Lebih Penting

"Pengusaha harus menyadari kemampuan tonase, jangan berlebihan. Dan nanti akan dilakukan penertiban bersama polda," sambungnya.

Arinal juga menyatakan tidak akan segan-segan menjatuhkan sanki kepada truk yang memuat melebihi batas tonase.

salah satu tindakan tegas yang akan dilakukannya adalah dengan melakukan lelang.

"Kita harus tegas mengenai ini, kalau tidak mau dilelang saja," tandas Arinal.

Jadi, bagaimana menurut Anda? Apakah 5 hal yang dilakukan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat kunjungan Presiden Jokowi ke Lampung itu benar di luar nurul dan gak habis fikri? (Guruh/pojoksatu)

Konten dan berita menarik lainnya dari Pojoksatu.id bisa dibaca di Google News