POJOKSATU.id — Sejumlah kelompok masyarakat akan menggelar aksi penyampaian pendapat di beberapa titik Jakarta hari ini.

Untuk mengantisipasi kemungkinan dampaknya terhadap perjalanan kereta, KAI Commuter memperketat pengamanan di stasiun-stasiun yang berada tidak jauh dari lokasi aksi.

Sebanyak 126 personel dikerahkan untuk menjaga lima stasiun yang dinilai strategis, yakni Palmerah, Sudirman, BNI City, Tanah Abang, dan Juanda.

Pengamanan melibatkan petugas KAI Commuter bersama personel dari TNI dan Polri.

Baca Juga: Botok Desak Pimpinan DPR Bertanggung Jawab Jika RUU Perampasan Aset Molor

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan bahwa penambahan petugas merupakan bagian dari langkah kesiapsiagaan menghadapi aktivitas penyampaian aspirasi di sejumlah kawasan Ibu Kota.

Menurut Karina, pengaturan perjalanan Commuter Line juga dapat diterapkan apabila kondisi di lapangan membutuhkan penyesuaian.

"KAI Commuter melakukan penambahan personil pengamanan di stasiun-stasiun strategis, dan jika diperlukan KAI Commuter juga akan melakukan pengaturan pola operasi perjalanan Commuter Line mengikuti situasi di lintas," ujar Karina.

Baca Juga: Belajar Makin Interaktif, Ini Fitur AI Gemini dan Google Search untuk Pelajar

Dari total 126 personel tersebut, sebanyak 20 petugas ditempatkan di Stasiun Palmerah.

Kemudian 21 personel berada di Stasiun Sudirman, 37 petugas di Stasiun Tanah Abang, 28 personel di Stasiun Juanda, dan 20 petugas lainnya bertugas di Stasiun BNI City.

Kesiapan KAI Commuter tidak hanya dilakukan melalui penambahan personel keamanan.

Perusahaan juga menyediakan mobil rescue, ambulans, hingga petugas medis sebagai bagian dari dukungan pelayanan dan penanganan keadaan darurat di lingkungan stasiun.

Sementara itu, aktivitas perjalanan Commuter Line Jabodetabek masih berjalan seperti biasa hingga pagi hari.

Baca Juga: Kebakaran Hutan di Indonesia Terjadi Berulang, Ternyata Bukan Hanya karena El Nino

Berdasarkan pemantauan sampai pukul 08.00 WIB, situasi di sejumlah stasiun masih terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Pada waktu tersebut, jumlah pengguna Commuter Line di seluruh wilayah Jabodetabek tercatat sebanyak 75.552 orang.

Jumlah tersebut lebih rendah 15,7 persen dibandingkan catatan pada waktu yang sama Kamis pekan sebelumnya, yakni sebanyak 89.620 pengguna.

Untuk Kamis ini, KAI Commuter telah menyiapkan 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek.

Baca Juga: Rumah Terasa Gerah Saat Kemarau? Ini Cara Membuat Ruangan Lebih Sejuk Tanpa AC

Meski layanan berjalan normal, perusahaan tetap membuka kemungkinan melakukan penyesuaian terhadap perjalanan kereta apabila kondisi di lapangan berubah.

Rekayasa operasional akan diterapkan berdasarkan perkembangan situasi di setiap lintasan.

"KAI Commuter akan melakukan antisipasi dengan melakukan rekayasa pola operasi secara situasional sesuai dengan kondisi di lintas," tutur Karina.

Calon penumpang dapat memperoleh perkembangan terbaru mengenai layanan Commuter Line melalui aplikasi C-Access, media sosial resmi @commuterline, serta call center 021-121.

KAI Commuter juga meminta seluruh pengguna untuk mengikuti instruksi petugas, khususnya jika terdapat perubahan pengaturan di stasiun maupun perjalanan kereta.

Baca Juga: Anggaran PPATK Naik Lebih dari 100 Persen, Rp22 Triliun Dana Judoy Terdeteksi pada 2026

Bagi penumpang yang berada di peron, perusahaan mengingatkan agar memberi ruang kepada penumpang yang hendak turun dari kereta sebelum melakukan proses naik.

Pengguna juga perlu tetap berada di area yang berada di belakang garis batas keselamatan dan tidak menutup jalur yang digunakan penumpang untuk keluar dari kereta.

"KAI Commuter juga menghimbau masyarakat dan para pengguna untuk selalu menjaga ketertiban dan keselamatan bersama," pungkas Karina. ***