POJOKSATU.id, Medan - Melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), produk-produk andalan Kota Medan akan diekspor ke Asia hingga Eropa.
Wali Kota Medan, Bobby Nasution melepas satu kontainer yang berisikan delapan produk UMKM binaan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Medan, di Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (9/3).
Menurut Wali Kota Medan, keterlambatan ekspor ini, karena adanya pandemi covid-19, seihngga promosi yang dilakukan saat itu melalui jaringan internet.
"Keterlambatan akibat covid-19 yang melanda kemarin harus bisa kita kejar, meskipun salah satu cara yang dilakukan adalah memanfaatkan jaringan internet untuk mencari market penjualan hingga ke pasar dunia."kata Bobby Nasution
BACA JUGA: Nias Utara Ekspor 74 Ton Kelapa Segar Ke Kota Hainan
Berdasarkan data dari Diskopukmperindag Kota Medan, terdapat delapan produk yang berasal dari berbagai perusahaan lokal akan diekspor ke luar negeri seperti Jepang, Australia, India, Belanda, Arab Saudi, Amerika, Zimbabwe dan Jerman.
Pertama, perusahaan Galery Ulos Sianipar yang akan mengirim produk ulos sebanyak 1.000 pcs ke negara Zimbabwe Jerman.
Kedua, Perusahaan Mandiri Kopi, yang akan mengirim produk kopi sebanyak 19 Ton ke Negara Amerika.
Ketiga, perusahaan Keloria Morina Jaya yang akan mengirim produk daun kelor sebanyak 100 Kilogram ke negara Australia
Keempat, perusahaan Aljannahs Farm Kitchen yang akan mengirim produk teh bunga telang sebanyak 700 Kilogram ke Arab Saudi
Kelima, Perusahaan Harapan Berkah Selalu yang akan mengirim produk UMKM berupa sapu lidi sebanyak 20 ton ke Negara India.
Keenam, Perusahaan Sambal Gerilya yang akan mengekspor produk sambal rumahan sebanyak 300 kilogram ke negara Belanda.
Ketujuh, perusahaan Puri Food and Healty yang akan mengirim produk gula aren dan gula aren cair sebanyak 500 kilogram ke negara Belanda
Kedelapan, perusahaan Samirah Agro Indonesia yang akan mengirim dua produk UMKMnya yakni Sekam sebanyak 2 ton dan Kulit Pinus sebanyak 5 Ton ke negara Jepang.
"Jadi untuk bulan ini produk-produk ini yang akan kita eksport ke berbagai negara." kata Benny Iskandar Nasution sembari mengatakan di bulan depan akan ada produk lainya yang akan di eksport.
Benny Iskandar Nasution juga mengatakan pembinaan kepada pelaku UMKM ini terus dilakukan agar dapat bersaing di pasar global baik dari segi rasa maupun kemasanya.
"Pembinaan terus kita lakukan kepada UMKM kita baik dari segi rasa maupun kemasan, kita juga membantu menyiapkan persyaratan eksportnya, walupun itu sulit namun kita terus upayakan agar produk UMKM kita dapat menembus pasar global."ujar Benny Iskandar Nasution sembari berharap kedepanya akan semakin banyak lagi produk UMKM yang bisa go eksport. (TIK/pojoksatu)




