POJOKSATU.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Mahaputera Utama kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam upacara khidmat di Istana Negara, Senin (25/8/2025).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan kontribusi nyata AHY dalam bidang pembangunan nasional melalui koordinasi infrastruktur dan pembangunan kewilayahan yang mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat kolektivitas antar wilayah serta meningkatkan daya saing daerah.

Baca Juga: Ini Alasan Miliano Jonathans Pilih Indonesia ketimbang Belanda, Target Lolos ke Piala Dunia

Simbol Dedikasi Pemerintah
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa tanda kehormatan negara hanya diberikan kepada tokoh-tokoh yang terbukti menunjukkan pengabdian dan kinerja luar biasa demi kepentingan bangsa.

Menko AHY menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif bersama jajaran pemerintah.

“Saya merasa sangat terhormat atas penganugerahan yang saya dapatkan hari ini. Namun yang lebih penting, penghargaan ini adalah simbol dedikasi pemerintah untuk terus menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berdampak nyata bagi rakyat, sekaligus proteksi wilayah-wilayah strategis seperti Pantura Jawa,” ujar Menko AHY.

Baca Juga: TAK Cuma Gaji Pokok! Honorer yang Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu Dipastikan akan Dapat THR Juga!

Apa Itu Bintang Mahaputera Utama?
Bintang Mahaputera Utama merupakan salah satu tanda kehormatan yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia kepada tokoh-tokoh yang dinilai telah berjasa besar bagi bangsa.

Dasar hukumnya tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Bintang Mahaputera Utama adalah bagian dari tanda kehormatan Bintang Mahaputera, yang merupakan tanda kehormatan tertinggi kedua setelah Bintang Republik Indonesia.

Baca Juga: 8 Kategori Guru ASN dan Non ASN yang TPG Triwulan 3 Dihentikan Oleh Mendikdasmen Abdul Mu'ti!

Dari lima tingkatan Bintang Mahaputera, kelas Utama menempati urutan ketiga.

Dan penghargaan ini menjadi simbol pengakuan negara atas dedikasi, darmabakti, dan pengorbanan luar biasa seseorang dalam memperjuangkan kepentingan bangsa Indonesia.

Perjuangan Infrastruktur dan Proteksi Wilayah
Sejak menjabat, AHY dikenal konsisten memperjuangkan percepatan pembangunan infrastruktur dasar di daerah tertinggal, perbatasan, dan transmigrasi.

Baca Juga: Eco Driving: 9 Jurus Irit BBM, Aman, dan Ramah Lingkungan

Ia juga memimpin koordinasi lintas kementerian dalam berbagai proyek strategis nasional, termasuk pembangunan Giant Sea Wall untuk melindungi pantai utara Jawa dari ancaman penurunan muka tanah (land subsidence) dan banjir rob.

“Pantai utara Jawa menghadapi tantangan serius, mulai dari penurunan muka tanah hingga banjir rob. Upaya proteksi ini bukan hanya menyelamatkan masyarakat, tetapi juga melindungi kawasan industri dan jalur ekonomi vital nasional,” jelasnya.

Baca Juga: Terbaru, Polda Metro Dalami Peran 15 Orang yang Ditangkap Terkait Pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih

Komitmen Lanjutkan Pembangunan
AHY menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi energi tambahan bagi dirinya dan jajaran kementerian yang dipimpinnya untuk terus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

“Penghargaan ini menjadi motivasi tambahan bagi kami di Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk bekerja lebih keras, memastikan pembangunan benar-benar memberi manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas AHY.***