POJOKSATU.ID - Kasus dugaan eksploitasi eks pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) Taman Safari masih terus bergulir hingga saat ini.

Kasus tersebut pun menarik perhatian Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi.

Terbaru, Dedi mengatakan jika dirinya bersedia untuk membantu mencari titik terang masalah yang dihadapi para eks pemain sirkus OCI.

Baca Juga: Komisi III DPRD Karawang Telusuri Dugaan Pungli di Eks Pasar Lama Rengasdengklok

Salah satunya adalah tentang identitas mereka dan keluarganya yang diduga telah lama terpisah.

Hal itu diutarakan Dedi saat melakukan mediasi antara 12 eks pemain OCI dengan Direktur Taman Safari Indonesia, Aswin Sumampau.

"Saya akan jalankan sendiri untuk mencari asal-usul (identitas). Saya akan bantu sampai cari alternatif teknologi untuk melacaknya," tegas Dedi sebagaimana dilansir dari unggahan YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, dikutip Jumat (9/5/2025).

Baca Juga: Polda Sumut Temukan 30 Kg Sabu dan 2.000 Kemasan Vape Liquid Mengandung Zat Berbahaya di Perairan Labura

Kemudian, Dedi menuturkan pertemuan itu bukanlah forum hukum, melainkan pertemuan kekeluargaan.

Dalam kesempatan itu, para eks pemain sirkus pun sempat mengungkap pengalaman pahit masa kecil mereka.

Salah satu mantan pemain sirkus di OCI Taman Safari ada yang mengaku diambil paksa dari orangtua, tidak disekolahkan, dan mengalami berbagai bentuk penyiksaan selama puluhan tahun bekerja di pada tahun 1970 silam.

Baca Juga: Buntut Kasus Kebakaran di Kendari yang Tewaskan Tiga Balita: Kerugian Material Capai Rp250 Juta

Dedi kemudian menanggapi dengan empati dan menyampaikan komitmennya untuk mengusut asal-usul identitas mereka.

"Berapa yang tidak tahu asal usulnya?" tanya Dedi dalam kesempatan yang sama.

"Ada 20-an orang, Pak Dedi," jawab salah satu eks pemain sirkus OCI Taman Safari.***