POJOKSATU.id, PURWAKARTA - Kabar mundurnya Dedi Mulyadi mendadak menyeruak di masa pendaftaran bakal caleg Pemilu 2024.

Tepatnya pada Rabu (10/5/2023) malam, mendadak beredar surat pengunduran diri Panglima Munaslub Partai Golkar 2017 itu beredar luas.

Dedi Mulyadi sendiri dikenal sebagai salah satu pendulang suara bagi partai berlambang pohon beringin itu.

Banyak yang meyakini, langkah Dedi Mulyadi mundur dari Golkar maka akan memberikan pengaruh pada pendulangan suara di Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu jika menilik pada ketokohan Dedi di Jawa Barat, sekaligus ketenarannya dan aktif di sosial media dengan produksi konten- kotennya.

Kabar yang beredar, sosok yang akrab disapa Kang Dedi itu bergabung dengan PDIP selepas mundur dari Partai Golkar.

BACA JUGA: Panglima Munaslub Golkar 2017 Mundur Dari Partainya? Ini Jawaban Dedi Mulyadi

Dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Dedi pun enggan berbicara banyak. Jawabannya pun sangat pendek.

Entah apa pesan yang ingin disampaikan Kang Dedi Mulyadi (KDM) melalui ucapan singkatnya itu.

Kepada pojoksatu.id, Dedi tak mau berkomentar. Ia mengesankan bahwa saat ini belum waktunya untuk berbicara terkait pengunduran dirinya itu.

"Moal waka komentar (belum saatnya berkomentar)," singkat Dedi Mulyadi, melalui sambungan seluler, pada Kamis (11/5/2023).

Sementara, DPD Partai Golkar Jawa Barat sendiri juga masih enggan berkomentar banyak soal keputusan Dedi Mulyadi itu.

Baca Juga : Respon DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi Mengundurkan Diri, Kabarnya Gabung PDIP

Salah satu pengurus Golkar Jabar, Ahmad Hidayat menyatakan pihaknya sudah mengetahui kabar pengunduran diri salah satu kader andalannya itu.

Tapi dia menyatakan Golkar akan melakukan pembahasan secara khusus setelah bertemu dengan Ridwan Kamil.

"Sore ini saya akan mendampingi Kang Ace Ketua DPD Golkar Jabar menemui Kang Emil (Ridwan Kamil) untuk membahas isu politik di Jabar," kata Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Jabar ini.

Ahmad juga masih enggan memberikan keterangan secara spesifik.

"Nanti kita jelaskan hasil pertemuannya," sambung Ahmad.

BACA JUGA: Usai Temui Ridwan Kamil, Golkar Jabar Bakal Beri Keterangan Soal Pengunduran Diri Dedi Mulyadi

Terpisah, Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono hanya tersenyum saat ditanya soal pengunduran diri Dedi Mulyadi dari Partai Golkar.

Akan tetapi, Ono Surono kemudian menyinggung bahwa Dedi Mulyadi pernah mundur dari Golkar pada 2013 lalu.

Ono juga membeberkan alasan Dedi Mulyadi mundur dari Golkar saat karena ingin maju ke DPR RI melalui PDIP.

BACA JUGA: Viral, Spanduk Megawati Diludahi Sekelompok Remaja, Warganet Ketar-ketir : Gak Ada Takut-takutnya Tuh Bocil

 "Kalau Dedi Mulyadi mundur dari Golkar itu sudah dari 2013. Pernah. Dan pernah juga ingin masuk PDIP saat itu," ungkap Ono Surono ditemui di KPU Jabar.

Soal kabar Dedi akan bergabung dengan PDIP, Ono enggan berkomentar banyak meski sudah mendengar kabar tersebut.

"Kita tunggu saja benar tidak apakah memang seperti dulu isunya, ingin masuk tapi ternyata tidak. Kita tunggu saja bagaimana sikap pak Dedi," tandas Ono Surono. (Guruh/Pojoksatu)

Konten dan berita menarik lainnya dari Pojoksatu.id bisa dibaca di Google News