POJOKSATU.id, JAKARTA – Diagnosa tim dokter di RS Mayapada Kuningan, Jaksel, David Ozora (17) mengalami cedera parah di otak. Sudah 33 hari David menjalani perawatan di RS.
Dan pada perawatan hari ke-33 atau Sabtu (25/3), David Ozora Latumahina mengalami perkembangan bagus di bagian mata.
Paman David Ozora, Rustam Hatala mengungkap hasil diagnosa dokter menunjukkan keponakannya mengalami cedera parah di bagian otak.
"Sebenarnya kemarin kita sudah dapat, lebih ke cedera otak parah," kata Rustam Hatala, kepada wartawan di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/3).
Rustam mengatakan di hari ke 33 perawatan, mata David sudah bisa mengikuti gerakan.
Baca Juga :
Ayah dan Ibu Mario Dandy Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Ini Penjelasan Jubir KPK
"Jadi hari ini hari ke-33. Sebenarnya ada satu perkembangan bagus di hari ini itu, jadi dari penglihatan ya, respons David ya. Jadi matanya mulai ada respons mengikuti gerakan dibanding sebelumnya,” katanya.
“Tetapi karena masih di ICU, fisioterapi selalu dilakukan," kata Rustam.
Adapun fisioterapi tersebut diterapkan agar melatih otot-otot badan David.
"Jadi kalau sebenarnya kita lihat fisik David itu mulai kurus ya, mengecil ya. Kayak misalkan kaki-kakinya itu kan kalau yang saya ketahui karena jarang digerakin jadi mulai menyusut,” katanya.
“Makanya tim dokter selalu melakukan fisioterapi biar ototnya bergerak terus. Jadi setiap pagi setiap sore itu tangan-kakinya digerakin, termasuk tadi, dibiasakan untuk berdiri," ungkapnya.
David Bisa Berdiri 20 Menit
Rustam juga mengabarkan saat ini keponakannya mengalami perkembangan yang baik usai menjalani fisioterapi.
Peningkatan fisik David terjadi di posisi berdiri. Dimana sekarang David sudah bisa diposisikan berdiri lebih lama.
“Bahkan tadi itu sampai sekitar 20 menit dilatih berdirinya biar nggak kaku," jelasnya.
Rustam mengatakan kondisi David belum sadar sepenuhnya meski luka fisik pada tubuhnya sudah sembuh.
Dia menyebut pihak keluarga belum mengetahui rinci kondisi cedera otak yang dialami David.
"Memang belum sama sekali sadar. Kalau secara fisik itu kan luka-luka sudah sembuh semua ya di luar. Tapi lebih ke cedera di dalam yang memang kita belum tahu kondisinya seperti apa," terangnya.
Sementara perwakilan keluarga, Alto Luger mengungkapkan David Ozora (17) bakal menjalani pre-treatment kelima untuk stem cell atau sel punca besok, Minggu, 26 Maret 2023 siang.
"Besok akan dilakukan stem cell treatment, sesuai jadwal," kata Alto. (ikror/pojoksatu)




