POJOKSATU.id, CIREBON—Data terbaru jumlah korban longsor batu kapur di Gunung Kuda Bobos Cirebon kembali diungkap Kapolresta Kombes Pol Sumarni, dimana 11 orang ditemukan tewas.
Dan korban yang diduga masih tertimbun longsoran batu kapur masih ada sekitar 8 orang lagi di lokasi longsoran di Desa Bobos, Dukupuntang, Cirebon, Jawa Barat ini.
“Yang sudah ditemukan ada 11 orang yang meninggal dunia dan 12 orang yang dibawa ke rumah sakit. Dua di antaranya sudah kembali ke rumahnya,” ujar Sumarni saat diwawancarai wartawan di lokasi kejadian, Jumat (30/5).
Para korban meninggal dan luka-luka ini dibawa ke tiga rumah sakit yaitu Rumah Sakit Sumber Urip, Rumah Sakit Arjawinangun, dan Puskesmas terdekat.
Baca Juga: Kapolres Ungkap Data Korban Terbaru Longsor Gunung Kuda Bobos, 8 Tewas Dibawa ke Tiga Rumah Sakit
Ia menambahkan, berdasarkan informasi awal, masih ada delapan orang lainnya yang diduga masih tertimbun material longsor. Namun, data tersebut masih perlu diklarifikasi lebih lanjut.
Salah Metode Penambangan
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono, mengaakan, metode penambangan yang dilakukan tidak sesuai dengan karakteristik batuan di lokasi tersebut.
Pihaknya menyayangkan bahwa peringatan dari inspektur tambang diabaikan.
Dia mengaku telah memberi peringatan keras kepada pengelola tambang jauh sebelum longsor terjadi.
Baca Juga: Longsor Gunung Kuda Cirebon, Puluhan Orang Tertimbun Batu Kapur, Kapolres Ungkap Data Terbaru
“Ini adalah sebuah kesalahan dalam metode penambangannya. Kami dari Dinas ESDM sudah memperingatkan berkali-kali,” kata Bambang.
Sebelumnya, video viral di Instagram memperlihatkan longsor tanah dan batu kapur di Gunung Kuda Cirebon, Jumat (30/5) sekitar pukul 11.30 WIB yang diduga timbun puluhan pekerja.
“Banyak korban ya Allah. Banyak korban ya Allah,” kata perekam video yang merekam detik-detik longsor di Gunung Kuda Bobos, Jumat.***




