POJOKSATU.ID - Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan bus SMK Lingga Kencana Depok di Subang terus bertambah.

Data terbaru, hingga pukul 23.00 WIB, jumlah korban meninggal mencapai sembilan orang. Sebelumnya dikabarkan empat meninggal dunia.

Peristiwa nahas yang melibatkan bus rombongan siswa SMK Depok kecelakaan di Subang itu terjadi di turunan Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu malam 11 Mei 2024.

Baca Juga: Bus yang Kecelakaan di Subang Membawa 57 Rombongan SMK Lingga Kencana Depok, Data Sementara 4 Meninggal

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast membenarkan kecelakaan bus pariwisata di Subang tersebut.

Menurut Kombes Jules Abraham, kejadiannya sekira pukul 18.45 WIB. TKP Jalan raya Kampung Palasari Desa Palasari Kecamatan Ciater Kabupaten Subang, Jawa Barat.

"Kendaraan yang terlibat kecelakaan kendaraan Bus Trans Putera Fajar AD-7524-OG, pengemudi dalam lidik dengan kendaraan sepeda motornya Honda Vario," kata Kombes Jules Abraham, kepada awak media.

Baca Juga: Bus Rombongan Siswa SMK Lingga Kencana Depok Kecelakaan di Subang, Banyak Korban Jiwa

Adapun kronologis kecelakaan maut itu dijelaskan Kasat Lantas Polres Subang, AKP Undang Syarif Hidayat.

Menurut AKP Undang, bus trans Putera Fajar melintas dari arah Lembang menuju Depok.

Ketika melintas di turunan Ciater, bus tiba-tiba oleng ke kanan menabrak kendaraan roda empat.

Baca Juga: Membangun Ekosistem Pendidikan

Bus kemudian terguling ke kanan dan menabrak kembali sepeda motor di jalur berlawanan dan sepeda motor yang berhenti di bahu jalan.

Bus Trans Putera Fajar yang kecelakaan di turunan Ciater, Jalan Raya Subang itu membawa 57 orang rombongan SMK Lingga Kencana asal Depok.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Subang, Asep Setia Permana, para siswa yang menumpangi bus nahas itu baru saja merayakan acara perpisahan di Bandung.

Nahas, dalam perjalanan pulang ke Depok, bus mengalami kecelakaan di turunan Ciater, Subang.

"Jadi mereka adakan acara perpisahan di Bandung, mungkin anak kelas tiga mau pulang sepertinya," kata Asep di lokasi.

Baca Juga: Banjir Ujaran Kebencian ke Akun Guinea, Penelitian Microsoft: Kesopanan Digital Indonesia Terendah Keempat di Dunia

9 Korban Jiwa, 20 Luka-luka

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Ciereng Kabupaten Subang, dokter Ahmad Nasuhi, mengatakan, ada sembilan jenazah korban kecelakaan bus pariwisata yang dibawa ke RSUD Subang.

"Info yang kami dapat kerja sama dengan Dinas Kesehatan Subang, akan dikirim sembilan jenazah ke RSUD Subang dan luka ringan ada 20 dibawa ke puskesmas terdekat Balasari Ciater," ujar Nasuhi, Sabtu malam.

Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan ini. Menurut warga sekitar, kecelakaan terjadi saat bus melaju dari arah Bandung menuju Subang.

Baca Juga: Anak Mau Masuk TK/SD, Orang Tua Cek Syarat PPDB Jakarta 2024 Di Sini

Diduga bus mengalami rem blong sehingga menabrak sejumlah kendaraan.

"Rem blong katanya. Bus dari atas," ujar Narno, warga di lokasi.***