POJOKSATU.id - Pengangkatan Untung Budiharto sebagai Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menambah deretan figur berpengalaman yang dipercaya mengelola perusahaan-perusahaan strategis milik negara.

Sosok kelahiran 26 April 1965 itu dikenal sebagai pemimpin dengan rekam jejak panjang di dunia militer, manajemen, dan tata kelola organisasi publik.

Dengan pengalaman puluhan tahun serta kemampuan adaptasi yang kuat.

Baca Juga: Gagal PPPK Paruh Waktu? Ini Syarat dan Dokumen Wajib Honorer dalam Penataan Non-ASN 2025

Penunjukannya dinilai membuka peluang bagi ANTAM untuk memasuki fase pengembangan yang lebih progresif.

Perjalanan karier Untung dimulai dari Akademi Militer Magelang, tempat ia lulus pada tahun 1988.

Sejak awal pengabdian, ia ditempatkan di kecabangan infanteri korps yang menuntut disiplin tinggi, ketepatan dalam pengambilan keputusan, serta fisik dan mental yang prima.

Baca Juga: Gagal PPPK Paruh Waktu? Ini Syarat dan Dokumen Wajib Honorer dalam Penataan Non-ASN 2025

Sejumlah jabatan penting ia emban, mulai dari Danyonif hingga Dandim, yang menjadi fondasi kuat bagi gaya kepemimpinannya yang tegas dan operasional.

Setelah itu, kariernya terus menanjak melalui berbagai posisi strategis seperti Kepala Staf Resor Militer (Kasrem), Waasops Kasad, Hingga kemudian dipercaya menjadi Kasdam.

Rangkaian jabatan ini menegaskan reputasinya sebagai prajurit profesional yang menguasai bidang operasi, manajemen pasukan, serta penyusunan strategi dalam skala besar.

Baca Juga: Gagal PPPK Paruh Waktu? Ini Syarat dan Dokumen Wajib Honorer dalam Penataan Non-ASN 2025

Salah satu posisi paling menonjol dalam perjalanan kariernya adalah ketika Untung dipercaya menjadi Panglima Kodam Jaya pada 2022.

Pada masa kepemimpinannya, ia dikenal sebagai figur yang memperkuat kedisiplinan prajurit.

Meningkatkan kesiapsiagaan pasukan, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam beberapa kegiatan teritorial.

Banyak pihak memandang gaya komunikasinya yang lugas dan kepemimpinan yang efisien sebagai salah satu alasan mengapa ia terus dipilih untuk memegang tanggung jawab penting.

Baca Juga: Gagal PPPK Paruh Waktu? Ini Syarat dan Dokumen Wajib Honorer dalam Penataan Non-ASN 2025

Pengalaman Untung tidak hanya berhenti pada dunia militer.

Ia juga pernah dipercaya memegang posisi strategis non-militer, salah satunya sebagai Direktur Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas).

Jabatan tersebut memperluas cakrawala kepemimpinannya.

Dari yang awalnya fokus pada kedisiplinan militer menjadi kemampuan koordinasi antarlembaga.

Baca Juga: Deretan Siklon Dahsyat yang Pernah Mengguncang Indonesia dari Seroja hingga Cempaka Tinggalkan Luka Mendalam

Dalam operasi penyelamatan sipil yang membutuhkan ketenangan, ketepatan, dan empati tinggi.

Tidak hanya itu, setelah memasuki masa purna tugas dari TNI, ia melanjutkan kiprahnya di sektor publik sebagai Komisaris Utama PT TransJakarta sejak 2023.

Pengalaman ini menambah pemahaman Untung terhadap pengelolaan perusahaan transportasi modern.

Baca Juga: Gagal PPPK Paruh Waktu? Ini Syarat dan Dokumen Wajib Honorer dalam Penataan Non-ASN 2025

Dengan struktur korporasi besar, birokrasi kompleks, dan tantangan layanan publik yang dinamis.

Transformasi pengalaman dari dunia militer ke dunia korporasi menjadi salah satu kekuatan utama yang membedakannya dari banyak pemimpin lain.

Penunjukan Untung Budiharto sebagai Dirut ANTAM pada Desember 2025 dinilai sebagai langkah strategis.

ANTAM sebagai salah satu perusahaan tambang negara terbesar memerlukan pemimpin.

Yang memiliki kombinasi antara kepemimpinan tegas, kemampuan manajerial, serta pemahaman terhadap dinamika nasional.

Baca Juga: Gagal PPPK Paruh Waktu? Ini Syarat dan Dokumen Wajib Honorer dalam Penataan Non-ASN 2025

Dalam konteks industri tambang yang saat ini memasuki era hilirisasi dan penguatan rantai pasok mineral, pengalaman Untung memimpin organisasi besar dipandang sebagai modal besar.

Dengan latar belakang pengendalian operasi skala besar, manajemen risiko, serta penguatan sistem organisasi.

Publik menaruh harapan bahwa kehadiran Untung Budiharto akan membawa ANTAM semakin kompetitif di pasar global.

Baca Juga: Gagal PPPK Paruh Waktu? Ini Syarat dan Dokumen Wajib Honorer dalam Penataan Non-ASN 2025

Perjalanan panjangnya dari prajurit lapangan hingga pucuk pimpinan BUMN strategis menjadi gambaran transformasi kepemimpinan yang jarang dimiliki banyak tokoh.***