POJOKSATU.ID - Peta guncangan (ShakeMap) yang dirilis oleh BMKG memperlihatkan sebaran luas wilayah yang merasakan getaran gempa bumi Simalungun magnitudo 6,4.

Berdasarkan skala intensitas Modified Mercalli Intensity (MMI), wilayah Sibolga dan Aceh Selatan mencatatkan getaran terkuat pada skala IV MMI.

Pada skala IV MMI, guncangan dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah serta mampu membuat benda-benda terbalik atau gerabah pecah.

Sementara itu, beberapa kawasan seperti Nagan Raya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa berada pada kisaran skala III hingga IV MMI.

Baca Juga: Usai Gempa Dahsyat di NTT Pagi Hari, Sumatera Utara Diguncang M 6,4 Petang Ini

Getaran dengan intensitas sedang skala III MMI juga terukur di area Medan, Deli Serdang, Padang Sidempuan, Panyabungan, dan Lhokseumawe.

Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk berat yang sedang melintas.

Kawasan kepulauan seperti Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, hingga Kota Gunungsitoli turut merekam getaran pada rentang II hingga III MMI.

Bahkan wilayah Aceh bagian barat dan utara seperti Simeulue, Pidie, Pidie Jaya, Bener Meriah, dan Banda Aceh tidak luput dari dampak getaran.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Simalungun Petang Ini, Getaran Terasa Hingga Aceh

Luasnya jangkauan guncangan ini disebabkan oleh dalamnya titik hiposentrum gempa yang berada pada kedalaman 163 kilometer.

Karakteristik gempa dalam membuat energi seismik merambat lebih jauh melewati batas-batas administrasi kabupaten dan provinsi.

Tim BMKG mengonfirmasi bahwa variasi intensitas guncangan di tiap daerah sangat dipengaruhi oleh kondisi batuan serta topografi lokal.

Pemantauan dampak kerusakan akibat rentetan getaran di belasan kabupaten ini masih terus dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Warga di imbau untuk tetap waspada dan memeriksa kondisi fisik struktur bangunan tempat tinggal masing-masing.***