POJOKSATU.id - Nama Hellyana selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh politik perempuan paling berpengaruh di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kariernya melesat cepat, mulai dari politisi lokal di Belitung hingga menduduki kursi Wakil Gubernur.
Namun, perjalanan panjang itu kini berada pada titik krusial setelah Bareskrim Polri menetapkannya sebagai tersangka dugaan penggunaan ijazah palsu.
Baca Juga: PKH Cair Jelang Natal dan Tahun Baru, Penopang Konsumsi Rumah Tangga Rentan, Kapan Jadwal Cairnya?
Penetapan tersebut menimbulkan kejutan besar, mengingat posisinya yang tengah berada di puncak kekuasaan daerah.
Sebagai politisi, Hellyana bukan sosok baru. Ia telah lama berkecimpung dalam dinamika politik Babel.
Rekam jejaknya di legislatif mencerminkan perjalanan karier yang stabil dan progresif. Ia pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2019–2024.
Baca Juga: BLT Kesra 2025 Tahap Akhir? Sinyal Evaluasi Program Jelang 2026, Jadi Mudah Diterima Para KPM?
Di lembaga legislatif itu, Hellyana dipercaya memegang beberapa posisi penting, termasuk Ketua Komisi I dan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).
Pengalaman tersebut mengangkat namanya sebagai figur perempuan dengan pengaruh kuat di daerah.
Karier politiknya semakin menanjak ketika ia digaet menjadi calon wakil gubernur mendampingi Hidayat Arsani pada Pilkada 2024.
Baca Juga: BLT Kesra 2025 Tahap Akhir? Sinyal Evaluasi Program Jelang 2026, Jadi Mudah Diterima Para KPM?
Pasangan tersebut meraih kemenangan, menjadikan Hellyana salah satu perempuan yang berhasil menembus kursi pimpinan tertinggi pemerintahan provinsi.
Jabatan yang sebelumnya hanya berjarak satu langkah dari kursi gubernur itu membuatnya semakin disorot publik.
Namun, sorotan itu berubah arah ketika muncul laporan mengenai dugaan penggunaan ijazah palsu.
Laporan tersebut disampaikan oleh seorang mahasiswa bersama kuasa hukumnya pada Juli 2025.
Inti permasalahan terletak pada ketidaksesuaian antara dokumen ijazah yang digunakan Hellyana dengan data resmi Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).
PKH Cair Jelang Natal dan Tahun Baru, Penopang Konsumsi Rumah Tangga Rentan, Kapan Jadwal Cairnya?
Ijazah yang diklaim terbit tahun 2012 tidak sejalan dengan data akademik yang menunjukkan ia baru terdaftar sebagai mahasiswa pada 2013 dan tidak aktif sejak 2014.
Perbedaan data tersebut selanjutnya berkembang menjadi penyelidikan oleh Bareskrim Polri. Pada 17 Desember 2025, penyidik resmi menetapkan Hellyana sebagai tersangka.
Ia disangkakan dengan sejumlah pasal terkait pemalsuan dokumen dan pemakaian gelar pendidikan yang tidak sah.
PKH Cair Jelang Natal dan Tahun Baru, Penopang Konsumsi Rumah Tangga Rentan, Kapan Jadwal Cairnya?
Penetapan ini menjadi pukulan besar bagi reputasinya sebagai pejabat publik.
Di sisi lain, publik menilai kasus ini memiliki dimensi lain: posisi Hellyana sebagai perempuan yang berhasil menembus struktur politik yang didominasi laki-laki.
Selama ini ia dianggap sebagai representasi perempuan di ruang kekuasaan Babel.
Kehadirannya di DPRD, keterlibatannya dalam struktur PPP.
Baca Juga: BLT Kesra 2025 Tahap Akhir? Sinyal Evaluasi Program Jelang 2026, Jadi Mudah Diterima Para KPM?
Hingga keberhasilannya memenangkan Pilgub 2024 menunjukkan kapasitas politik yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Namun, kasus hukum ini memunculkan kontras tajam antara pencapaian politik dan tuduhan yang mengusik legitimasi akademiknya.
Respons hukum dari pihak Hellyana sendiri masih terbatas.
Kuasa hukumnya menyatakan belum menerima surat resmi penetapan tersangka, meskipun Polri sudah mengonfirmasi status tersebut ke publik.
Sementara itu, di internal partai, sikap PPP Babel masih menunggu proses hukum bergulir sebelum mengambil keputusan.
Baca Juga: BLT Kesra 2025 Tahap Akhir? Sinyal Evaluasi Program Jelang 2026, Jadi Mudah Diterima Para KPM?
Di tengah semua dinamika tersebut, masyarakat Babel kini menanti perkembangan selanjutnya.
Kasus ini bukan hanya menyangkut legalitas dokumen pendidikan.
Tetapi juga masa depan seorang aktor politik perempuan yang telah memainkan peran penting dalam pemerintahan daerah.
Apakah Hellyana mampu membuktikan dirinya di hadapan hukum.
Baca Juga: BLT Kesra 2025 Tahap Akhir? Sinyal Evaluasi Program Jelang 2026, Jadi Mudah Diterima Para KPM?
Atau karier politiknya berhenti di titik ini, masih menjadi pertanyaan besar yang akan menentukan arah politik Bangka Belitung ke depan.***




