POJOKSATU.id, JAKARTA-- Danpomdam Jaya Kolonel CPM Donny Agus Prianto membenarkan oknum prajurit FH ditahan di Markas Pomdam Guntur terkait pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih Mohamad Ilham Pradipta.

Komandan Pomdam menyebut prajurit TNI AD inisial FH telah ditahan di Markas Pomdam Guntur karena diduga terlibat pembunuhan kepala cabang BRI Cempaka Putih.

Kolonel CPM Donny Agus Prianto menyatakan pihaknya sedang menyelidiki soal keterlibatan FH dalam kasus ini.

Baca Juga: Server Down, Ini Daftar LPTK yang Umumkan Mandiri Kelulusan PPG Guru Tertentu 2025 Tahap 1

FH ditahan di Markas Pomdam Guntur untuk diperiksa bersama beberapa tersangka lain.

"Informasi ini betul," kata Kolonel CPM Donny seperti dilansir dari Tempo, Rabu (10/9).

Sebelumnya, Kepala Sub Direktorat Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim mengungkap ada empat kluster dalam kasus pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih ini.

"Klaster pertama aktor intelektual, kedua klaster yang membuntuti, klaster ketiga yang menculik dan klaster keempat yang melakukan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal," kata AKBP Abdul Rahim.

Baca Juga: Diculik Usai Salat Zuhur, Kacab BRI Cempaka Putih Sempat Bicara ke Penculik Kalian Salah Nangkap Orang

Tim pemantau terdiri atas 3 orang yaitu Rohmat Sukur, Eka, dan Wiranto. Sementara tim pelaku penculikan terdiri 5 orang yaitu Erasmus Wawo sebagai kapten penculikan, Emanuel Woda Berto, Johanes Ronald Sebenan, Andre Tomatala, serta Reviando.

Berikutnya otak pelaku dalam kasus sudah 4 orang diamankan yaitu Candy alias Ken, Dwi Hartono, Yohanes Joko, serta Antonius. Sementara tim pelaku penganiayaan ada 3 orang antara lain Nasir, David, dan Neo.

Sebelumnya AKBP Abdul Rahim kepada wartawan, Rabu (27/8) mengatakan pelaku yang sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka sudah 15 orang dalam kasus ini.

Abdul belum mau menyampaikan motif pembunuhan ini. Namun dia menjelaskan ada empat klaster dalam kasus ini. ***