POJOKSATU.ID - Terjadi kecelakaan di perairan Pantai Malabero, Bengkulu, pada Minggu (10/5/2025), petang. 

Adapun kecelakaan yang terjadi adalah kapal wisata dengan membawa 104 penumpang dan tenggelam. Akibatnya 7 orang meninggal dunia akibat kecelakaan itu. 

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu saat ini masih melakukan pendataan korban dari insiden tenggelamnya Kapal Motor (KM) Tiga Putra di perairan Pantai Malabero, Bengkulu.

Baca Juga: Siapa Christina Ginting? WNI di Jerman Viral Usai Sebut Umat Muslim Suka Membunuh Ternyata Warga Medan

Sebagai informasi, kapal tersebut dalam perjalanan pulang dari Pulau Tikus menuju daratan. 

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno menjelaskan, hingga Minggu malam, total tujuh korban dinyatakan meninggal dunia.

Lima di antaranya dirawat di RS Bhayangkara, sementara dua lainnya di RS Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu.

Baca Juga: Kabar Baik! Google dan YouTube Bikin Guru Makin Mudah Manfaatkan AI sekaligus jadi Kreator Konten Edukasi, Simak Programnya

"Data korban masih kita verifikasi karena belum seluruhnya pasti. Pendataan dilakukan di rumah sakit dan di luar rumah sakit. Saat ini tercatat tujuh korban meninggal dunia," ujar Sudarno.

Daftar Korban 

Berikut daftar korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan kapal dari Pulau Tikus:

1. iska Nurjanah (28) asal Lubuk Linggau

2. Ratna Kurniati (28) dari Kota Bengkulu 

Baca Juga: Anwar Usman Sulit Lakukan Pembelaan Karena Mengutak Atik UU, Cooling Down Kasus Wapres Gibran

3. Tesya (20) dari Kepahiang

4. Nesya (27) dari Rejang Lebong

5. Arva Richi Dekry (29) asal Padang Utara

6. Yunita 

7. Suantra

Baca Juga: Menyedihkan, Mayor Cpl Anda Rohanda Masih Punya Bayi Kecil, Gugur di Pemusnahan Amunisi di Garut

Sementara itu, sebanyak 20 korban yang sempat dirawat di RSHD telah dipulangkan karena kondisi mereka membaik. 

Beberapa lainnya masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara.

Tim gabungan terus memperbarui data di posko, termasuk memastikan jumlah penumpang selamat maupun yang belum teridentifikasi.

Baca Juga: LAPOR DIRI PPG Guru Tahap 1 Tahun 2025 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, Pahami Dulu SYARAT INI

Jika ditemukan ada yang belum terkonfirmasi, operasi SAR akan kembali digelar.

Kapal tersebut diketahui membawa total 104 orang terdiri dari 98 wisatawan, satu nakhoda, dan lima anak buah kapal (ABK).

Penumpang datang dari berbagai daerah seperti Lubuk Linggau, Kepahiang, dan Rejang Lebong.

Baca Juga: LAPOR DIRI PPG Guru Tahap 1 Tahun 2025 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, Pahami Dulu SYARAT INI

Insiden bermula saat kapal dalam perjalanan kembali ke Bengkulu usai kunjungan wisata ke Pulau Tikus.

Saat melintasi perairan Malabero, mesin kapal dilaporkan mati dan tak lama kemudian kapal dihantam ombak besar hingga mengalami kebocoran dan akhirnya tenggelam. ***