POJOKSATU.ID - Sebuah insiden tragis terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin pagi, 12 Mei 2025.

Ledakan dahsyat yang terjadi di lokasi pemusnahan amunisi tidak layak pakai menewaskan 11 orang di tempat.

Peristiwa tersebut mengguncang warga sekitar dan memicu respons cepat dari aparat TNI dan instansi terkait.

Baca Juga: Ketua DPRD Karawang Serukan Semangat Waisak untuk Perdamaian Dunia dan Persatuan Bangsa

Berdasarkan laporan pendahuluan dari Unit Intelijen Kodim 0611/Garut, insiden terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat berlangsungnya kegiatan resmi pemusnahan bahan peledak yang sudah tidak aktif.

Diduga kuat ledakan berasal dari sisa amunisi yang belum sepenuhnya stabil.

Daftar Korban Meninggal Dunia
Hingga saat ini, data awal korban tewas yang berhasil dihimpun sebanyak 11 orang.

Baca Juga: Sabar Sisihkan Hasil Dagang Selama 27 Tahun, Suami-Istri Penjual Bakso di Rembang ini Berhasil Naik Haji

Mereka terdiri dari personel militer dan warga sipil. Berikut daftar nama korban yang tercatat dalam laporan awal:

1. Kolonel Cpl Antonius Hermawan, ST., MM.

2. Mayor Cpl Anda Rohanda

3. Agus bin Kasmin

4. Ipan bin Obur

Baca Juga: TNI dan Warga Karawang Bersihkan Irigasi di Adiarsa Timur, Terinspirasi Gebrakan KDM

5. Anwar bin Inon

6. Iyus Ibing bin Inon

7. Iyus Rizal bin Saepuloh

8. Toto

9. Dadang

Baca Juga: 55 Tahun Menabung, Perempuan Pedagang Sate dari Madina Sumut ini Berhasil Naik Haji Tahun 2025

10. Rustiawan

11. Endang

Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk oleh tim medis dibantu aparat TNI dan relawan setempat.

Hingga kini, kondisi jenazah masih dalam proses identifikasi dan otopsi guna kepentingan investigasi lebih lanjut.

Sementara itu, aparat keamanan dari Kodim 0611/Garut telah mengamankan lokasi kejadian.

Baca Juga: RAGU PILIIH SEKOLAH Dimna Jelang SPMB 2025, CEK DULU Akreditasi Sekolah, Langkah Penting Ini JANGAN DILUPAKAN

Mereka juga melakukan koordinasi lintas instansi guna memastikan tidak ada bahan peledak aktif yang tersisa dan memberikan jaminan keamanan bagi warga sekitar.

Sementara itu, Komandan Kodim 0611/Garut beserta jajaran saat ini tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti ledakan dan apakah ada unsur kelalaian prosedural dalam pelaksanaan kegiatan pemusnahan amunisi tersebut.

Baca Juga: 10 SMA Unggulan Jakarta dengan IIUN Tertinggi: Acuan untuk SPMB 2025

Dalam laporan pendahuluan tersebut juga ditegaskan bahwa situasi di sekitar lokasi ledakan kini telah dinyatakan aman.

Namun, monitoring intensif masih terus dilakukan untuk mencegah terjadinya ledakan susulan atau hal-hal yang membahayakan warga.

Selanjutnya, Pasi Intel Kodim 0611/Garut bersama pihak kepolisian, BPBD, dan rumah sakit terus melakukan koordinasi cepat guna menanggulangi dampak insiden ini.

Baca Juga: Kinerjanya sebagai Anggota Dewan Disorot usai Pamer Momen Kebersamaan dengan Fuji, Verrell Bramasta : Sebagai WNI, Boleh kan Kami Bahagia?

Laporan lengkap terkait kronologi, penyebab ledakan, dan data resmi para korban dijadwalkan akan dirilis setelah proses identifikasi dan investigasi selesai dilakukan oleh tim gabungan. ***