POJOKSATU.id — Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 961 kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 dalam sebuah prosesi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025.

Pelantikan ini mencakup para pejabat dari 481 daerah yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pemilihan kepala daerah.

Sementara itu, beberapa daerah lainnya masih menunggu jadwal pelantikan karena proses sengketa hasil pemilihan yang sedang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK).

Para kepala daerah yang dilantik terdiri dari 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan wakil wali kota.

Baca Juga: Daftar Kepala Daerah Terpilih PROVINSI SULAWESI TENGGARA, Perempuan Diberikan MODAL USAHA, Generasi Muda SEMUA DAPAT KERJA, Janji Politik Saat Itu

Prosesi ini menjadi momentum penting dalam transisi kepemimpinan daerah yang diharapkan dapat membawa perubahan bagi masyarakat di masing-masing wilayah.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku menetapkan pasangan Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang baru.

Pasangan yang mengusung jargon "Lawamena" ini berhasil mengungguli dua pasangan calon lainnya dalam pemilihan yang berlangsung kompetitif.

Menurut hasil resmi KPU Maluku, pasangan HL-AV yang memperoleh nomor urut 3 meraih total 437.379 suara atau 47,40%.

Baca Juga: Daftar Kepala Daerah Terpilih PROVINSI SULAWESI TENGAH, Unggulkan Program KUALITAS PENDIDIKAN dan LAYANAN KESEHATAN, Stunting dan Makanan Tambahan

Mereka memenangkan pemilihan di 8 dari 11 daerah pemilihan (dapil) yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota Maluku, termasuk Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Buru, Buru Selatan, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, dan Maluku Barat Daya.

Hendrik Lewerissa sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra periode 2019-2024, sementara Abdullah Vanath pernah menjabat sebagai Bupati Seram Timur selama dua periode, yakni 2005-2015.

Pada Pilgub Maluku 2024, pasangan Hendrik-Abdullah mendapat dukungan dari beberapa partai politik, di antaranya Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Perindo, NasDem, PSI, Gelora, Partai Buruh, serta Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

Daftar Kepala Daerah Terpilih Provinsi Maluku

Baca Juga: Daftar Kepala Daerah Terpilih PROVINSI SULAWESI UTARA, Mau Jadikan SANGIHE dan TALAUD sebagai GERBANG UTAMA Menuju IKN

Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku:

  1. Hendrik Lewerissa - Abdullah Vanath

Bupati dan Wakil Bupati:

2. Kabupaten Seram Bagian Barat: Asri Arman - Selfinus Kainama

3. Kabupaten Seram Bagian Timur: Fachri Husni Alkateri - Muhammad Mifta Thoha

4. Kabupaten Kepulauan Tanimbar: Ricky Jauwerissa - Juliana Chatarina Ratuanak

5. Kabupaten Maluku Tenggara: Muhamad Thaher Hanubun - Charlo Viali Rahantoknam

6. Kabupaten Maluku Tengah: Zulkarnain Awat Amir - Mario Lawalata

7. Kabupaten Kepulauan Aru: Timotius Kaidel - Mohamad Djumpa

8. Kabupaten Maluku Barat Daya: Benyamin Thomas Noach - Agusthinus Lekwarday Kilikily

9. Kabupaten Buru Selatan: La Hamidi - Gerson Eliaser Selsily

 

 

Wali Kota dan Wakil Wali Kota:

10. Kota Tual: Hi. Akhmad Yani Renuat - Hi. Amir Rumra

11. Kota Ambon: Bodwin Melkias Wattimena - Ely Toisutta

Baca Juga: Daftar Kepala Daerah Terpilih PROVINSI SULAWESI BARAT, Janji Tuntaskan KONFLIK PENGAIRAN Petani dan PDAM, Bagi Rp550 Miliar ke Daerah

Janji kampanye, Hendrik Lewerissa menegaskan komitmennya untuk membawa Maluku keluar dari jerat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Ia menyatakan bahwa keputusannya meninggalkan kursi DPR RI bukan didasarkan pada ambisi politik, melainkan tekad untuk memperjuangkan pembangunan daerahnya.

"Masalah pengangguran adalah tanggung jawab kita. Maluku ini daerah kaya, bukan daerah miskin. Maka dari itu, Maluku harus memiliki pemimpin yang baik untuk membangun daerah ini," ujar Hendrik.

Baca Juga: Daftar Kepala Daerah Terpilih PROVINSI GORONTALO, Tak Ada ISTILAH 100 HARI KERJA, Belum Merata di Gorontalo, Serius Kawal MAKAN BERGIZI GRATIS

Pasangan ini juga memutuskan untuk tetap menggunakan mobil dinas lama yang pernah digunakan oleh gubernur dan wakil gubernur sebelumnya, alih-alih membeli kendaraan baru.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk efisiensi dan kesederhanaan dalam menjalankan pemerintahan. ***