POJOKSATU.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi siswa, khususnya di wilayah Jawa, belakangan ini tercoreng oleh serangkaian dugaan kasus keracunan makanan.

Dalam rentang waktu Oktober 2024 hingga April 2025, tercatat beberapa insiden yang menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan program ini.

Berikut rangkuman dugaan kasus keracunan MBG di wilayah Jawa:

Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG Massal Hantui Makan Bergizi Gratis di Berbagai Pelosok Negeri

1. Nganjuk, Jawa Timur

Insiden pertama terjadi di SDN Banaran, Kertosono, pada Rabu, 2 Oktober 2024.

Saat uji coba program, tujuh siswa mengalami gejala keracunan setelah diduga mengonsumsi makanan yang telah disisihkan karena dianggap tidak layak.

2. Sukoharjo, Jawa Tengah

Pada Kamis, 16 Januari 2025, giliran siswa SDN Dukuh 3 yang mengalami keluhan mual, pusing, dan muntah usai menyantap makanan MBG.

Bau tidak sedap dari menu ayam diduga menjadi penyebabnya, dan pihak pengelola dapur MBG mengakui adanya kekurangan dalam proses memasak.

Baca Juga: INFORMASI PENTING! Beasiswa Garuda yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Mendaftar!

3. Batang, Jawa Tengah

Sekitar 60 siswa SDN Proyonanggan 5 dilaporkan sakit perut dan mual setelah mengonsumsi menu MBG pada Senin, 14 April 2025.

Dugaan sementara mengarah pada mie yang menjadi bagian dari hidangan tersebut.

4. Cianjur, Jawa Barat

Kasus dengan jumlah korban terbanyak di Jawa terjadi pada Senin, 21 April 2025.

Sebanyak 83 siswa dari MAN 1 Cianjur dan SMP PGRI Cianjur mengeluhkan mual dan muntah setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.

Rentetan kejadian di berbagai wilayah Jawa ini tentu menjadi perhatian serius terkait pelaksanaan dan pengawasan Program Makan Bergizi Gratis.

Investigasi lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti dan mencegah terulangnya insiden serupa.***