POJOKSATU.id, JAKARTA—Sebanyak 32 Wakil Menteri (Wamen) rangkap jabatan sebagai komisaris perusahaan plat merah. Mereka dapat double gaji dari wakil menteri dan komisaris BUMN.

Jika tak diberhentikan Prabowo di salah satu jabatan yang mereka emban, ini akan menjadi preseden buruk dalam pengelolaan keuangan negara.

Rangkap jabatan ini bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 21/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan hakim MK pada Kamis 17 Juli 2025.

Putusan MK ini berlaku sejak dibacakan. Putusan ini jelas melarang Wakil Menteri (Wamen) rangkap jabatan.

Baca Juga: Kronologi Kasus Ahmad Zuhdi, Guru Madin di Demak Didenda Rp25 Juta Gegara Tampar Siswa

Pengamat pemerintahan Citra Institute, Efriza, menerangkan, hasil uji materiil terhadap UU 39/2008 tentang Kementerian Negara, sudah membuka tabir ketidaktepatan tata kelola kepemimpinan negara dan pemerintahan sebelumnya.

"Putusan MK adalah angin segar untuk Prabowo memperbaiki pengelolaan kekuasaan. Rangkap jabatan sebaiknya dihindari termasuk rangkap jabatan menteri dengan jabatan institusi politik, maupun Wamen dengan posisi komisaris," ujar Efriza, Sabtu, 19 Juli 2025.

Menurutnya, Putusan MK 21/2025 memang secara eksplisit melarang wamen untuk rangkap jabatan, namun tidak secara tegas melarang menteri-menteri.

Baca Juga: Gus Yasin Datangi Guru Madin Demak yang Viral karena Tampar Murid dan Diminta UANG DAMAI, Begini Pesan Pak Wagub

Namun Efriza memandang, implementasi putusan MK itu juga bisa diberlakukan terhadap menteri-menteri yang memiliki jabatan lain baik di dalam maupun luar institusi kenegaraan atau pemerintahan.

Berikut daftar nama 32 wakil menteri rangkap jabatan sebagai komisaris plat merah atau BUMN.

1. Donny Oskaria Wamen BUMN rangkap jabatan jadi COO Danantara.

2. Stella Christie Wamen Diktisaintek rangkap jadi komisaris PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

3. Giring Ganesha Wamen Kebudayaan rangkap jadi Komisaris PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

4. Todotua Pasaribu Wamen Investasi & Hilirisasi / BKPM rangkap Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

5. M Qodari Wakil Kepala PCO sebagai Komisaris PT Pertamina Hulu Energi.

6. Ferry Juliantono Wamen Koperasi sebagai Komisaris PT Pertamina Patra Niaga.

7. Arif Havas Oegroseno Wamen Luar Negeri sebagai Komisaris PT Pertamina International Shipping.

8. Dante Saksono Wamen Kesehatan sebagai Komisaris di PT Pertamina Bina Medika.

9. Angga Raka Prabowo Wamen Komunikasi & Digital sebagai Komisaris Utama PT Telkom Indonesia.

10. Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan sebagai Komisaris PT Telkom Indonesia.

11. Wamen Imigrasi & Pemasyarakatan Silmy Karim sebagai Komisaris PT Telkom Indonesia.

12. Wamen Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono sebagai Komisaris Utama PT Telkom Indonesia.

13. Wamen Desa & Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria sebagai Komisaris di PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel).

14. Wamen Kependudukan & KB Ratu Isyana Bagoes Oka sebagai Komisaris di PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk.

15. Wamen Keuangan Suahasil Nazara sebagai Komisaris PT PLN.

16. Wamen BUMN Aminuddin Ma’ruf sebagai Komisaris PT PLN.

17. Wamen Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto sebagai Komisaris PT PLN.

18. Wamenpora Taufik Hidayat sebagai komisaris di PT PLN Energi Primer Utama (EPI).

19. Wamen Pertanian Sudaryono sebagai Komisaris Utama komisaris di PT Pupuk Indonesia (Persero).

20. Wamen Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan sebagai Komisaris PT Pupuk Indonesia (Persero).

21. Wamen Perempuan & Perlindungan Anak Veronica Tan sebagai Komisaris di PT Citilink Indonesia.

22. Wamen ESDM Yuliot Tanjung sebagai Komisaris PT Bank Mandiri Tbk.

23. Wamen UMKM Helvy Yuni Moraza sebagai Komisaris di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero).

24. Wamen Perumahan & Kawasan Permukiman Fahri Hamzah sebagai Komisaris di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

25.Wamen Kelautan & Perikanan Didit Herdiawan Ashaf sebagai Komisaris Utama di PT Perikanan Indonesia (Persero).

26. Wamen Perhubungan Suntana sebagai Komisaris Utama di PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

27. Wamen Pertahanan Donny Ermawan Taufanto sebagai Komisaris Utama di PT Dahana (Persero).

28. Wamen P2MI / Wakil Kepala BP2MI Christina Aryani sebagai Komisaris di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

29. Wamen Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri sebagai Komisaris Utama di PT Sarinah (Persero).

30. Wamen Sekretaris Negara Juri Ardiantoro sebagai Komisaris Utama di PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

31. Wamen Komdigi Nezar Patria sebagai Komisaris Utama di PT Indosat Tbk.

32. Wamen HAM Mugiyanto sebagai Komisaris Utama di InJourney Aviation Services.***