POJOKSATU.ID- Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Iptu I Gusti Ngurah Putu Khrisna Narayana mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi sosok mayat wanita yang ditemukan di dalam peti kemas kosong itu memiliki ciri- ciri tinggi badan dari 150-160 sentimeter.

"Hasil identifikasi, korban adalah perempuan paruh baya dengan tinggi 150-160 sentimeter," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Iptu I Gusti Ngurah Putu Khrisna Narayana kepada wartawan, Rabu (17/1/2024).

Dari hasil olah TKP, penyidik juga tidak menemukan adanya tanda- tanda penganiayaan.

Di lokasi kejadian, penyidik hanya menemukan satu buat tas selempang yang berisi baju yang diduga milik korban.

Baca Juga: APH Diminta Selidiki Dugaan Penyelewengan Anggaran Dana Desa di Desa Benteng, Jangan Sampai Jelang Pemilu 2024 Ada Gejolak Yang Lebih Besar

"Kami juga temukan ada satu buah tas selempang, yang berisi dua buah baju dan pakaian dalam," tuturnya.

Kemudian, kata dia, pihaknya juga menemukan barang bukti satu botol mineral yang sudah kosong, serta barang bukti lainnya yang berisi kertas kosong dan uang pecahan dengan nominal 5.000.

"Kita temukan satu botol air mineral yang sudah kosong. Dan kami temukan kertas karton atau uang Rp 5.000 satu lembar, dan beberapa uang receh," tuturnya.

Karena itu, Iptu Khrisna pastikan dari hasil identifikasi tidak adanya tanda- tanda penganiayaan dan kekerasan dalam penemuan korban.

Baca Juga: Istri Pendeta di Pematang Siantar Ngamuk Di Persidangan, Tak Terima Suami Divonis 3 Tahun Penjara

"Secara pengamatan kasat mata. Tidak ada tanda tanda kekerasan," tuturnya.

Diketahui, mayat wanita itu ditemukan pada Selasa (16/1) sekitar pukul 09.00 WIB.

Penemuan bermula ketika ada seorang petugas yang hendak memuat barang ke dalam peti kemas tersebut. Namun, tercium bau busuk dari dalamnya.

Dari jasad korban tak ditemukan adanya identitas. Diperkirakan berusia sekitar 50 sampai 55 tahun. ***