POJOKSULSEL, MAROS - Pengembangan dan Peningkatan kelas UMKM menjadi program prioritas pemerintah kabupaten Maros saat ini. Jika UMKM meningkat, masyarakat pun akan sejahtera.

Hal itu dikatakan Bupati Maros Chaidir Syam saat membuka road show usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang digelar Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian Perdagangan (Koperindag)di Lapangan Pallantikang, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.

Sebanyak 14 stand UMKM dari masing-masing kecamatan turut dilibatkan. ada juga stand binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Maros. Adajuga stand PT Telkom yang menawarkan aplikasi pembayaran dengan QRIS (Quick Response Indonesian Standard) dan stand pendaftaran sertifikasi halal, kata Bupati Maros.

"Masing-masing UMKM perwakilan tiap kecamatan hadir. Ini merupakan gerakan kita untuk terus menggenjot peningkatan daya saing UMKM Kabupaten Maros,” jelas Chaidir Syam.

Baca juga

Bangsawan Berdarah Melayu Berkumpul dan Deklarasi di Maros

Ia menyebut, kegiatan ini bertunjuan mendorong perkembangan produk UMKM di tiap kecamatan. Sekaligus sebagai ajang promosi dan pemasaran, melalui kegiatan ini kita mendorong perkembangan produk UMKM di tiap Kecamatan.

Selain itu, ada juga stand binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Maros, stand PT Telkom yang menawarkan aplikasi pembayaran dengan QRIS (Quick Response Indonesian Standard), dan stand pendaftaran sertifikasi halal, Senin (5/6/2023).

Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Maros, Towadeng, menuturkan mengingat era teknologi menjadi suatu keharusan untuk memanfaatkan digitalisasi, pihaknya telah mengundang PT Telkom Indonesia untuk turut hadir.

“Sebelumnya kita sudah melakukan kolaborasi dengan PT Telkom, hari ini kita kembali undang. Mereka akan menawarkan beberapa program, salah satunya adalah program Pasar Digital (PADI), juga kemudahan pembayaran dengan Qris,” sebutnya.

Baca juga

Pemkab Maros Raih WTP ke-11, Chaidir Syam Sebut Bentuk Tanggung Jawab ke Masyarakat

Ia juga menginformasikan, bagi UMKM yang memiliki omset dibawah dari Rp500 juta bisa mendaftar untuk mendapatkan sertifikat halal secara gratis.

“Kita juga ada stand pendaftaran sertifikasi halal. UMKM yang belum ada sertifikat halalnya bisa langsung mendaftar lewat stand yang disediakan. Bahkan bisa gratis jika omsetnya tiap bulan dibawah Rp500 juta,” pungkasnya.

(*/adnan muthalib/pojoksulsel)