POJOKSATU.ID - Polisi Metro Jaya tengah menguak sisi gelap dari kasus kekerasan dalam pacaran yang viral di Depok.
Pelaku, berinisial A, tak hanya dituding sebagai pelaku penganiayaan terhadap pacarnya IN, tetapi juga disebut punya rekam jejak kriminal yang serius.
Jejak Masa Lalu Jebakan Pacaran yang Berujung Kriminal
Berdasarkan penyidikan, A pernah mengajak IN untuk ikut dalam tindakan kriminal dengan modus jebakan kencan.
Baca Juga: PPPK Bisa Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes? Ini Penjelasan DPR dan Skema Pensiun yang Diusulkan
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, A dulu mengambil motor milik IN saat mereka berkencan, tetapi kemudian motor itu dikembalikan.
Tak hanya sekali, polisi masih menyelidiki kemungkinan A memiliki korban lain.
Dugaan ajakan kriminal ini pun belum bisa dipastikan sepenuhnya karena masih dalam pendalaman penyidikan.
Motif Penganiayaan Ekonomi, Bukan Sekadar Amarah
Sementara itu, penganiayaan yang terekam dalam video viral disebut berakar dari masalah finansial.
Baca Juga: Viral! Aksi 15 Detik yang Bikin Geger, Dua Pelaku Gasak Dua Tas dengan Pecah Kaca Mobil di Jaksel
Menurut Kombes Budi, konflik dipicu oleh faktor ekonomi uang yang mereka miliki diklaim dihabiskan oleh salah satu pihak, sehingga memicu cekcok hebat.
Video tersebut menunjukkan A mencekik, memukul, dan mendorong IN hingga jatuh dari tangga.
Korban dilaporkan mengalami memar di bagian paha kiri dan kanan.
Tersangka Ditahan dan Dijerat Hukum
Polisi telah menangkap A di Cilincing, Jakarta Utara, dan menetapkannya sebagai tersangka.
Ia kini dijerat dengan Pasal 351 KUHP atas tuduhan penganiayaan.
Dalam proses penangkapan, polisi menyita pakaian yang dikenakan A saat kejadian, termasuk baju merah dan celana oranye seperti yang muncul di video viral.
Dugaan Modus Love Scam
Beberapa media menyebut bahwa kasus ini bisa terkait dengan love scam skema kriminal di mana pelaku menjalin hubungan asmara palsu untuk mengeksploitasi korban, baik secara finansial maupun kriminal.
Kombes Budi mengonfirmasi bahwa penyelidikan terus berjalan, termasuk untuk mengonfirmasi apakah A pernah menggunakan korban lain sebagai bagian dari pola ini.
Catatan Masyarakat Hubungan Romantis Bisa Jadi Modus Jahat
Kasus ini membuka mata publik bahwa cinta bisa disalahgunakan sebagai kedok kejahatan.
Baca Juga: Terungkap! Begini Alur Penerbitan NRG PPG yang Sering Bikin Guru Bertanya-tanya Selama Ini
Tidak hanya soal hubungan yang toksik, tetapi juga potensi eksploitasi dalam skala kriminal.
Jika benar ada korban lain, A bisa saja bukan hanya pacar kasar, melainkan bagian dari skema kriminal sistematis.***




