POJOKSATU.id – Kesimpulan adalah bagian penting dalam artikel jurnal ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Fungsinya bukan sekadar penutup, tapi juga menjadi rangkuman utuh dari hasil penelitian dan pembahasan yang sudah dilakukan.

Nah, meski tampak sederhana, banyak mahasiswa, dosen, hingga peneliti pemula yang masih bingung bagaimana menulis kesimpulan yang benar. Padahal, bagian ini bisa jadi penentu apakah artikel akan diterima atau malah ditolak jurnal tujuan.

Apa Itu Kesimpulan Artikel Jurnal?
Dikutip dari FSD Universitas Negeri Makassar, kesimpulan atau conclusion merupakan ringkasan hasil dan pembahasan penelitian. Di dalamnya terkandung intisari dari dua bagian tersebut, tanpa mengulang data mentah.

Baca Juga: Menakar Efektivitas Program BPJS Setelah 10 Tahun, Sudahkah Adil Bagi Seluruh Rakyat Indonesia?

Secara umum, kesimpulan berada di bagian akhir artikel ilmiah. Struktur lengkapnya mencakup abstrak, pendahuluan, kajian pustaka, metodologi, hasil, pembahasan, dan kesimpulan. Namun, beberapa jurnal memakai format berbeda seperti IMRaD (Introduction, Methods, Research and Discussion).

Meski dalam format IMRaD bagian conclusion tidak tertulis eksplisit, biasanya tetap disertakan sebagai penutup. Beberapa jurnal bahkan memakai istilah lain, seperti Final Comment yang maknanya serupa.

Apa Saja Isi Kesimpulan Jurnal?
Sebelum menulis, penting menentukan jurnal tujuan karena tiap jurnal punya panduan format berbeda. Jika sudah tahu struktur yang diminta, isi kesimpulan umumnya mencakup:

Baca Juga: 30 Kapal Selam Tanpa Awak Strategi Baru Indonesia Menjaga Kedaulatan Laut Nusantara

Gambaran singkat penelitian.
Jelaskan secara ringkas latar belakang dan alasan topik tersebut penting diteliti.

Keterbatasan penelitian.
Uraikan kelemahan atau keterbatasan penelitian agar pembaca memahami ruang pengembangannya.

Saran untuk penelitian berikutnya.
Tawarkan ide atau arah lanjutan dari penelitian agar dapat memperluas hasil temuan.

Untuk jurnal nasional, isinya biasanya lebih ringkas dan hanya mencakup dua hal pokok: ringkasan hasil penelitian dan saran implikasi hasilnya.

Baca Juga: DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Ketertiban Umum, Asep Robin: Satpol PP Harus Lebih Tegas dan Profesional

Cara Menyusun Kesimpulan Jurnal yang Baik
Agar kesimpulan lebih terarah dan tidak berulang, berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

Cantumkan topik penelitian.
Sebutkan tema utama dan alasan pemilihannya secara singkat.

Mulai dengan kalimat pengantar.
Contohnya, “Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa…”

Rangkum hasil dan pembahasan.
Tulis ide pokok atau temuan inti dari penelitian.

Sampaikan saran dan implikasi.
Jelaskan manfaat temuan dan siapa yang bisa menerapkannya.

Baca Juga: Hidup Sehat di Tengah Kesibukan Berikut Tips Pola Makan Realistis untuk Anak Muda Kota

Tambahkan kalimat penutup.
Tutup dengan refleksi atau dorongan bagi peneliti selanjutnya.

Edit kembali.
Pastikan kalimatnya ringkas, logis, dan tanpa pengulangan.

Menyusun kesimpulan memang terlihat mudah, tapi di sinilah letak kecermatan penulis diuji.

Kesimpulan yang tepat tak hanya menutup tulisan, tapi juga membuka peluang lebih besar agar artikelmu diterima di jurnal bereputasi. ***