POJOKSATU.ID - Tujuh orang korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang melibatkan mobil pengantar umrah dan bus Rajawali Indah menyisakan duka bagi keluarga.

Salah satunya, Tasya yang merupakan calon istri Muhammad Aqib, salah satu korban penumpang mobil rombongan umrah yang tewas.

Tasya berusaha mengikhlaskan kepergian kekasihnya, Muhammad Aqib. Ia mengaku perasaannya tampak campur aduk usai melihat jenazah Aqib di RS Ibnu Sina, Gresik, Jawa Timur (Jatim).

Baca Juga: Kenang Titiek Puspa, Inilah Perjalanan Hidup Sang Legendaris Indonesia yang Tak Lekang oleh Waktu

Kemudian Tasya bercerita, sebelumnya dia telah mengetahui rencana keberangkatan sang almarhum kekasihnya pergi ke tanah suci Mekkah untuk menjalankan ibadah umroh.

Di sisi lain, Tasya tak menyangka keberangkatan Aqib ke Tanah Suci Mekkah justru membuat sang kekasih pergi mendekat dengan Sang Pencipta.

Wanita asal Surabaya itu pun mengulas pesan Aqib beberapa waktu lalu kepada dirinya.

Baca Juga: MENANG SEMPURNA, Timnas U-17 Indonesia SAPU BERSIH Tiga Laga, Hadiah Ulang Tahun untuk PSSI dan Suporter Indonesia, Coach Nova Sebut INI BUKAN AKHIR,

"Dia ngomong, 'semoga aku hidup yang lama'. Dia bilang: aku udah berangkat,” kenang Tasya menirukan apa yang dikatakan sang kekasih saat dijumpai awak media di Gresik, Jatim, Kamis (10/4/2025).

Kemudian, Tasya menyoroti firasatnya semakin menguat tatkala sambungan telepon berulang
kali tidak dijawab oleh Aqib.

"Saya sudah feeling (punya firasat), saya telepon terus kok tidak ada yang angkat. Terus ada yang angkat ngasih tahu itu (kecelakaan)," terangnya.

Baca Juga: DUEL KONTRAS di Posisi Klasemen, PSS Sleman Siap Hentikan Tren PSBS Biak di Pekan ke-28 BRI Liga 1 2024 2025, Rekor Pertemuan Untungkan SUPER ELJA

Tasya kemudian menceritakan rencananya bersama sang almarhum kekasihnya yang ingin membangun rumah tangga bersama.

"Kenal sudah satu tahun, jalan dua tahun ini. Rencana (menikah) tahun depan. Dia (Aqib) kerja di Bali, baik banget," ungkapnya.

Kecelakaan maut yang melibatkan Mobil Isuzu Panther yang merupakan kendaraan rombongan pengantar umrah asal Tuban versus Bus Rajawali Indah di Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, pada Kamis, (10/4/2024) pada pukul 05.45 WIB.

Baca Juga: Visi dan Misi Persatuan Ahli Kimia Jawa Barat Atau PAKIJABAR.org

Terkonfirmasi, seluruh penumpang mobil rombongan umroh sebanyak tujuh orang itu dinyatakan meninggal dunia di RS Ibnu Sina Gresik, Jatim.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko menuturkan kronologi kecelakaan bermua dari ban mobil yang selip hingga akhirnya menabrak bus dari arah berlawanan.

Baca Juga: Profil Sekilas Michael Frederick Pakpahan, Sopir Taksi Online asal Medan Ditemukan Tewas di Langkat Ternyata Alumni USU

"Kronologi kejadian bermula saat mobil Panther DK-1157-FCL yang memuat rombongan umrah
dari Tuban melaju dari arah barat menuju timur (Lamongan ke Gresik)," tutur Aswoko. ***