Buro Happold Blak-blakan soal JIS yang Dibangun di Era Anies Baswedan, PKS tak Terima dan Sebut Politis
POJOKSATU.id - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak terima dengan klarifikasi Buro Happold soal JIS (Jakarta International Stadium).
Dalam klarifikasinya, perusahaan konsultan arsitek asal Inggris menyebut bahwa pembangunan JIS tidak sesuai dengan panduan desain yang mereka sarankan.
Sebagai parpol pendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang, PKS meluruskan klarifikasi yang dibuat Buro Happold.
Parpol yang setia mendampingi Anies sejak di Pilkada DKI 2017 itu membantah semua klarifikasi yang disampaikan perusahaan asal negeri Ratu Elizabeth tersebut.
Bantahan sekaligus pembelaan untuk Anies Baswedan itu disampaikan anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, M Taufik Zulkifli.
Taufik menyatakan, ketidaksesuaian panduan yang dimaksud Buro Happold itu bukan pada infrastruktur bangunan dan area lapangan JIS.
BACA JUGA: Konsultan Inggris, Buro Happold Akui Pembangunan JIS Tidak Sesuai Panduannya, Wajar Tidak Berstandar FIFA
Melainkan hal-hal yang menjadi tanggung jawab Buro Happold senidiri.
Hal itu ia dapatkan berdasarkan penjelasan dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
"Saya tanya Jakpro, yang dimaksud dengan tidak sesuai dengan desain awal itu bukan si gedungnya atau stadionnya. Tapi memang hal-hal yang melingkupi yang menjadi tanggung jawab dari Buro Happold," kata dia, Senin 10 Juli 2023.
Taufik lantas mencontohkan sejumlah hal yang melenceng dari pembangunan JIS.
Diantaranya adalah menghadirkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dimiliki atau dikelola oleh masyarakat sekitar JIS.
Sebab sampai saat ini, upaya menghadirkan UMKM di JIS itu masih dalam tahap persiapan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku badan usaha milik daerah (BUMD) yang bertugas sebagai pengelola JIS.
BACA JUGA: Anies Baswedan Pernah Pamer Sebut Infrastruktur JIS Paling Rumit se-Dunia, Faktanya Dicanangkan Sejak Era Foke
"Jawaban dari Jakpro memang itu (UMKM JIS) belum selesai. Karena ini sekarang masih ke intinya, yaitu dia (JIS) sebagai stadion. Tapi kemudian yang tentang bagaimana interaksi dengan masyarakat sekitar, itu memang akan dikerjakan," kata Taufik.
Kental nuansa politis
Sementara, anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz menyebut klarifikasi Buro Happold kental nuansa politis.
Sebab klarifikasi perusahaan konsultan desain infrastruktur itu baru muncul setelah ramai polemik JIS.
Apalagi dirinya mengaku sebelumnya sama sekali tidak pernah mendengar pembahasan soal permasalahan JIS, bahkan dalam rapat-rapat tertutup di DPRD DKI Jakarta.
"Saya khawatir pernyataan ini ada nuansa politiknya," kata Abdul Aziz, Minggu 9 Juli 2023.
BACA JUGA: Ahli Rumput Bicara, Terbongkar Sudah Alasan Rumput JIS harus Diganti Jawab Koar-koar Kubu Anies Baswedan
Ia menyatakan, pelibatan Buro Happold dalam pembangunan JIS yang dilakukan Jakpro dan Pemprov DKI itu sudah tepat.
Apalagi Buro Happold memang sudah sarat pengalaman dalam pembangunan stadion-stadion kelas dunia.
Akan tetapi dia menyatakan bahwa sebagai konsultan, tidak harus semua saran diikuti seluruhnya.
Sebab konsultan hanya menghasilkan rekomendasi. Sedangkan yang paling tahu kondisi di lapangan adalah developer atau pembangunan.
"Di sinilah fungsi konsultan sebagai kawan berfikir developer bisa dijalankan," katanya.
Stadion monumental
Pembelaan kepada Anies Baswedan soal JIS bukan saja datang dari PKS.
Tidak ketinggalan, pembelaan juga datang dari politikus Partai Demokrat yang juga duduk sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Misan Samsuri.
Menurut anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu, Aines Baswedan sudah menghadirkan stadion yang sangat monumental.
Selain itu dia juga menyebut bahwa Anies telah berhasil memenuhi kebutuhan DKI Jakarta.
BACA JUGA: Pembangunan JIS Habiskan Triliunan Rupiah Tapi Belum Berstandar FIFA, Kok Bisa?
Karena itu, semua pihak juga harus mengakui kinerja dan keberhasilan Anies dalam memimpin Jakarta.
"Perkara kemudian ada kekurangan ya di perbaiki untuk menyempurnakannya," katanya.
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah mempersiapkan segala sesuatu untuk penyelenggaraan Piala Duni U-17 2023 dimana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.
Jangan sampai even internasional itu kemudian malah membuat dunia kecewa dengan Indonesia.
"Yang penting tujuan utamanya adalah hajat internasional U-17 itu dapat terlaksana dengan baik," tandas Misan Samsuri.
Jakpro klaim stadar FIFA
Sebelumnya, pihak Jakpro sendiri mengklaim bahwa JIS sudah berstandar FIFA dengan perencanaan awal yang juga sudah mengacu standar FIFA.
Bukan hanya bangunan, tapi juga semua yang ada di dalamnya, yang berada dalam 1 kawasan.
"Field of play, lapangan utama, dari ukuran sudah memenuhi standar FIFA. Karena di JIS semua mulai dari pemilihan lokasi, akses, dan penempatan," kata Project Director JIS, Arry Wibowo, Senin 3 Juli 2023.
BACA JUGA: Rumput JIS Bakal Diganti Seluruhnya, Biayanya Rp6 Miliar
Disebutkan, untuk akses masuk terdiri dari 53 pintu yang semuanya didesain sesuai ketentuan dan pedoman FIFA.
Demikian juga untuk konfigurasi penempatan bench pemain, lorong darurat sampai standar keamanan.
Dia juga menyatakan bahwa JIS sejak awal dirancang agar tidak menimbulkan kemacetan karena sudah terintegrasi dengan sarana angkutan massal.
Diantaranya penyiapan commuter JIS dan juga LRT, ditambah jalan dan akses yang lebar sesuai tata kota.
Selain itu, Arry juga nantinya JIS akan dilengkapi shuttle bus yang membawa penonton dari parkiran menuju area Stadion JIS.
Akan tetapi semua itu masih dibangun secara bertahap dan dikomunikasikan dengan instansi terkait. (Guruh/Pojoksatu)




