POJOKSULSEL, MAROS - Meski diserang berbagai isu miring terkait rotasi atau mutasi jabatan pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten Maros beberapa pekan lalu, pengumuman dan pelantikan tetap digelar pada Rabu (1/2/2023).

Bupati Maros, Chaidir Syam menyebut pelantikan ini belum sepenuhnya terisi, masih ada beberapa jabatan yang lowong.

"Ada empat dinas akan dilakukan lelang nanti. Delapan posisi eselon II yang bergeser. Ada juga 30-an pejabat fungsional, dua kepala sekolah, dan 15 orang eselon III," katanya.

Sementara yang dilantik akan dipantau lagi per tiga bulan. Jika ada yang kinerjanya kurang maksimal akan dievaluasi.

Mutasi ini dilaksanakan secara profesional dan telah dilakukan job fit dan yang menilai ada panitia seleksi (Pansel) dan rekomendasi KASN dan sampai saat ini.

"Terkait isu miring sengaja diembuskan oleh orang yang saya anggap mau memecah belah kami. Semua kebijakan di pemerintahan atas keputusan bersama dan sesuai aturan yang berlaku," terangnya.

Pada mutasi pekan awal Februari, yakni Pejabat eselon II menempatkan Prayitno dari Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian, menjadi Staf Ahli Bidang Sosial, Hukum, dan Politik. Fitri Adhecahya dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan SDA.

Lalu, Amiruddin dari Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.

Abdul Aziz Achmad dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Andi Baso Arman dari Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan SDA menjadi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian.

Husair Tompo dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Agustam dari Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menjadi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Abdul Salam dari Asisten Ekonomi dan Pembangunan menjadi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan.

(*/pojoksulsel)