POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus viral oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Landak, Kalimantan Barat.
Yang mana, sejumlah oknum ASN viral tengah bersikap amoral saat upacara 17 Agustus 2025 dilaksanakan.
Berdasarkan informasi beredar, sejumlah oknum ASN tersebut tampak sedang duduk bahkan ada yang merokok di pojok lapangan upacara.
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara, Begini Pernyataan dan Respons Pakar Pendidikan
Tidak heran, mengetahui hal tersebut Bupati Landak Karolin Margret Natasa sontak mengambil langkah tegas.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id langsung dari akun media sosial platform Facebook milik Bupati Landak.
Dalam unggahannya, Karolin menuturkan bahwa dirinya akan mengenakan sanski bagi ASN yang bertindak amoral.
Baca Juga: Pesan Anggota DPD RI Ning Lia di Hari Kemerdekaan: Anak Muda Harus Jadi Penggerak Bangsa
“Sehubungan dengan beredarnya video ASN Pemkab Landak yang bersikap tidak sempurna saat upacara pengibaran bendera merah putih berlangsung,” jelasnya.
“Saya pastikan para ASN yang ada dalam video tersebut akan disanksi,” lanjutnya dalam caption postingan.
Karolin juga menambahkan terkait sanksi yang akan dikenakan kepada para pelaku tengah dirembukkan di rapat internal Pemkab Landak.
Baca Juga: Sukses Kibarkan Merah Putih, Paskibraka Sumut 2025 Diminta Jadi Agen Perubahan
Tidak lain, hal tersebut dilakukan agar oknum ASN yang terbukti melanggar aturan akan dikenakan hukuman setimpal.
“Kami sudah melakukan rapat internal untuk membahas mekanisme pemberian sanksi sehingga para oknum ASN tersebut menerima sanksi yang setimpal,” terangnya.
Akibat insiden viral tersebut, Bupati Landak mengimbau kepada para ASN untuk bersikap layaknya seorang pejabat pemerintah.
Baca Juga: Polsek Pancur Batu Amankan Pelaku Pungli Viral di Air Terjun Dua Warna Deli Serdang
Sebab, apabila para ASN tidak bersikap selayak jabatan yang diembannya, maka lebih baik dirinya melepas seragam Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).
“Saya mengingatkan seluruh ASN Pemkab Landak agar tidak mengulangi kejadian seperti ini,” jelas Karolin.
“Karena selain menunjukkan perilaku yang tidak pantas dalam mengikuti upacara juga sangat menodai kesakralan perayaan ulang tahun kemerdekaan RI ke-80 ini,” tandasnya. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



