POJOKSATU.id, KARAWANG - Sejumlah petani di Kabupaten Karawang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD dan Kantor Bupati Karawang. Mereka mendesak agar pihak terkait memperbaiki saluran air tersier dan sekunder yang mengairi sawah di dua desa yaitu di Desa Pasirkaliki dan di Desa Pasirawi Kecamatan Rawamerta, Selasa (24/01/2023).

Pantauan Pojoksatu di lokasi, dalam orasinya, Deden Sofian perwakilan dari petani menyampaikan bahwa kebutuhan air bagi para petani merupakan satu hal yang vital.

"Para petani memiliki harapan besar terhadap saluran air Bener. Kami yakin, jika saluran airnya tidak segera diperbaiki maka dikhawatirkan para petani akan gagal panen," katanya.

Sementara itu, Udi salah seorang petani di Desa Pasirawi juga menyampaikan bahwa saat musim tanam petani kerap kesulitan untuk mendapatkan air.

"Hampir 3 hektar sawah tidak kerambet akibat kering, ya saya mah nyedot itu juga susah nyedotnya karena airnya tidak sampai dan mau nyedot dimana," ujarnya.

Kemudian, unjuk rasa petani berlanjut ke Gedung Bupati Karawang, 10 Orang perwakilan dari para petani itu diterima dan bermusyarawah dengan Hanafi Chaniago Asda II Kabupaten Karawang, Edi Suryana Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Rambudi Kasie SDA Dinas PUPR Kabupaten Karawang. Adapun hasil dari kesepakatan dari musyawarah mereka bersama-sama langsung meninjau ke lokasi saluran air tersebut.

Saat tiba di lokasi, Ketua Komisi IV DPRD Karawang, Asep Syaripudin, mendampingi para petani dari dua desa tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang harus segera memperbaiki saluran air tersebut dan dikhawatirkan para petani gagal panen.

"Ya kalau bisa secepatnya disegerakan perbaikannya, apalagi yang ditengah-tengah itu sering kesusahan untuk mendapatkan air, jadi kami berharap pemerintah kabupaten Karawang segera melakukan perbaikan saluran airnya dan kami juga khawatir jika tidak segera di perbaiki akan mengakibatkan gagal panen," pungkasnya. (Yusup/Pojoksatu)