POJOKSULSEL, LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menginginkan agar Gerakan Pramuka Lutra terlibat dalam pembangunan nasional.

Indah mendorong Gerakan Pramuka Lutra bisa mencetak generasi muda sebagai tunas bangsa yang bertanggung jawab dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif.

Hal itu disampaikan Bupati Lutra dua periode pada pelantikan serentak ketua majelis pembimbing ranting, ketua kwartir cabang dan badan kelengkapan kwartir, di lapangan Desa Sepakat, Rabu (15/2/2023)

Pada kesempatan itu, Indah juga membuka lomba tingkat III Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Luwu Utara.

"Selamat atas terselenggaranya lomba dan selamat atas dilantiknya pengurus ketua majelis pembimbing ranting, ketua kwartir cabang dan badan kelengkapan kwartir beserta seluruh jajarannya," kata Indah.

Baca juga

Ketua DPRD Parepare Ungkap Jadwal Pelantikan PAW Anggota Legislator Golkar

Indah mejelaskan, Gerakan Pramuka adalah organisasi gerakan kepanduan di tanah air yang lahir pada tanggal 14 agustus 1961.

Gerakan Pramuka menjadi wadah untuk mendidik dan membina generasi muda, agar menjadi manusia bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kepribadian tangguh, terampil, berpengetahuan, sehat dan kuat jasmani, serta rukun dan memiliki kesetiakawanan yang tinggi.

Untuk menyelenggarakan misinya, Gerakan Pramuka memerlukan bimbingan, dukungan dan bantuan, baik dari pemerintah maupun dari masyarakat.

"Pada masing-masing tingkat kwartir dan tingkat gugus depan dan saka, dibentuk suatu majelis yang memberikan bimbingan dan bantuan, yang dinamakan majelis pembimbing," jelasnya.

Baca juga

Pangerang Rahim Apresiasi Penerangan Hukum Terkait Mafia Tanah

Indah yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Luwu Utara berharap, supaya seluruh camat selaku ketua majelis pembimbing ranting dan ketua kwartir, agar senantiasa berpartisipasi dan aktif kegiatan gerakan pramuka di Kabupaten Luwu Utara.

Sekaligus menyempurnakan serta meningkatkan pendayagunaan potensi kwartir ranting yang ada diwilayah masing-masing, yaitu sumber daya manusia, materi pendidikan, sistim pembinaan dan manajemen.

(*/pojoksulsel)