POJOKSATU.id - Akurasi data menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah.

Karena itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meminta seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026 bekerja secara profesional agar data yang dihimpun benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat di lapangan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Apel Gabungan yang dirangkaikan dengan pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2026 serta kontingen atlet Kabupaten Garut yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jawa Barat 2026 di Lapangan Setda Kabupaten Garut, Tarogong Kidul, Senin, 15 Juni 2026.

Baca Juga: Pupuk Kujang Sabet Dua Penghargaan Forum CSR Jawa Barat 2026, Program Posyandu hingga Hutan Jadi Andalan

Menurut Abdusy Syakur Amin, pelaksanaan sensus bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Karena itu, ia meminta para petugas tidak hanya menjalankan tugas pendataan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya Sensus Ekonomi 2026.

Bupati mengimbau masyarakat agar memberikan informasi secara lengkap, akurat, dan terbaru sehingga hasil sensus benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang sebenarnya tanpa adanya manipulasi data.

Baca Juga: 10 Saham Paling Diburu Investor pada Mei 2026, Bank Mandiri Pimpin Daftar

Ia menegaskan, data yang valid akan menjadi dasar dalam merumuskan berbagai program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Garut.

 Lepas 89 Atlet Menuju Popwilda Jawa Barat 2026

Selain melepas petugas sensus, Bupati juga memberikan semangat kepada 89 atlet terbaik Garut yang akan mewakili daerah pada ajang Popwilda Jawa Barat 2026.

Para atlet akan bertanding di empat cabang olahraga, yakni bola voli, sepak bola, bola basket, dan pencak silat.

Baca Juga: Hasil Rukyatul Hilal: PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah Jatuh pada Rabu 17 Juni 2026

Abdusy Syakur Amin berharap seluruh atlet mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Garut di tingkat Jawa Barat.

Menurutnya, olahraga bukan hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda agar memiliki semangat juang, disiplin, dan daya saing yang tinggi.

Ia optimistis semangat para atlet akan menjadi energi positif dalam mewujudkan visi Garut Hebat melalui pembinaan generasi muda yang berprestasi di berbagai bidang.

Baca Juga: TKD Madina Rp280 M Ditahan, Pengamat Minta Pusat Tak Diskriminatif, 2 Pejabat Kemendagri Diam

Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh data yang akurat, tetapi juga lahir dari sumber daya manusia yang berkualitas.

Ketika keduanya berjalan beriringan, harapan menghadirkan Garut yang semakin maju bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan tujuan yang dapat diwujudkan bersama.***