POJOKSATU.id, BEKASI—Bupati Bekasi yang kena OTT KPK, Ade Kuswara Kunang, ternyata suka membongkar paksa bangunan warga selama beberapa bulan menjabat sebagai bupati.
Sekitar 11.OOO bangunan liar habis dibongkar paksa oleh Bupati yang berasal dari PDI Perjuangan ini. Kini dirinya ditangkap KPK karena dugaan korupsi proyek.
Di hadapan anggota DPRD dan para pejabat di lingkungan Pemkab Bekasi pada sidang paripurna, 18 Agustus 2025 lalu, Ade Kuswara Kunang menegaskan bahwa penertiban bangunan liar adalah komitmen pemerintahannya.
Tidak hanya itu, pembongkaran bangunan tak berizin itu adalah kesepakatan semua jajaran pemerintahannya bersama semua anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.
Jika ditotal selama masa 100 hari kerja bersama Wakilnya Asep Surya Atmaja, sedikitnya 11.OOO bangunan liar habis dibongkar paksa. Ke-11.000 bangunan ini terletak di 120 titik lokasi.
Baca Juga: KPK Ungkap Dugaan Suap Proyek, Bupati Bekasi Jadi Sasaran OTT
Semuanya berada di sepanjang daerah aliran sungai dan saluran irigasi.
“Jika masih ada masyarakat mendirikan bangunan bukan di lahan miliknya apalagi tanah yang dikuasai negara, akan ditindak tegas,” kata Bupati Bekasi pada Rapat Paripurna DPRD pada peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Bekasi, 18 Agustus 2025.
Dekat dengan Dedi Mulyadi
Kedekatan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang sudah terjalin sejak awal Pemilu 2024.
Dalam postingan Dedi Mulyadi saat retreat kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Dedi terlihat merangkul Ade.
Baca Juga: Sosok HM Kunang Ayah Bupati Bekasi yang Kena OTT KPK Ternyata Pak Kades dan Jawara Silat
"Ini dengan adik saya ini. Yang tidak pernah lepas dari peci, ganteng, kaya, tapi setia sama istrinya," kata Dedi di dalam videonya.
Dedi Mulyadi juga memberi Ade petuah agar bisa membereskan wilayah Bekasi.
"Awas nanti di Bekasi jangan sampai ada jalan jelek, jangan sampai ada sekolah jelek, jangan ada puskesmas jelek, rumah rakyat miskinnya harus hebat. Bupatinya kaya, rakyatnya harus sejahtera," kata Dedi Mulyadi.
Selama menjabat, Dedi sering memantau Kabupaten Bekasi. Dedi sampai memberi julukan Ade Kuswara Kunang sebagai 'Raja Bongkar'.
"Si Raja Bongkar gelar itu saya berikan karena nyalinya yang tinggi di tengah orang senang terhadap popularitas, tapi Bupati Bekasi berani mengambil resiko untuk bertentangan dengan arus karena ingin mengembalikan Bekasi pada jati dirinya," kata Dedi Mulyadi.
Bupati Bekasi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, telah melakukan pembongkaran puluhan bangunan liar di bantaran Kali Bekasi (Kali Sepak dan Kali Tambun Utara) pada Maret 2025.***




