POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus pembunuhan jurnalis wanita, Juwita (23) kian menarik perhatian publik.
Seperti diketahui, nama Juwita ramai disorot lantaran telah menjadi korban tindak pidana diduga oknum TNI Angkatan Laut (AL).
Di mana, jurnalis wanita itu dibunuh oleh pelaku bernama Jumran (23) yang tidak lain merupakan kekasihnya sendiri.
Baca Juga: Menanti Putranya dari AS, Ray Sahetapy Baru Akan Dimakamkan Jumat, Surya Sahetapy Minta Maaf
Usut punya usut, Juwita yang dibunuh oleh oknum TNI AL ini ternyata sempat dirudapaksa di kawasan Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media kalimpost.jawapos.com pada Kamis (3/4/2025).
Dalam artikelnya, Juwita dikonfirmasi sempat jadi korban kekerasan seksual oleh terduga pelaku oknum TNI AL.
Hal ini diungkapkan langsung oleh kuasa hukum pihak keluarga korban, Muhammad Pazri terkait perkembangan kasus tersebut.
“Jadi kekerasan seksual yang dialami korban ini, kami menduga sih itu terjadi pemerkosaan,” jelas Pazri.
Bukan tanpa sebab, hal ini disampaikan Pazri berdasarkan hasil forensik yang menyatakan bahwa korban merupakan korban rudapaksa.
Sebab, para tenaga medis berhasil menemukan cairan sperma yang terkandung di dalam rahim jurnalis wanita tersebut.
Seperti diketahui, kasus ini mencuat usai Juwita ditemukan dalam keadaan tidak berdaya pada Sabtu (22/3/2025).
Yang mana, korban ditemukan oleh warga setempat di kawasan Gunung Kupang, Cempaka, Banjarbaru sekitar pukul 15.00 WITA.
Namun, keberadaan Juwita yang ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi ini sempat diklaim sebagai korban kecelakaan tunggal.
Padahal, warga yang pertama kali menemukan jasad jurnalis wanita itu mengaku bahwa meninggalnya Juwita bukan karena kecelakaan.
Sebab, tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Juwita merupakan korban kecelakaan tunggal.
Kasus ini sontak ditindaklanjuti oleh pihak berwenang guna mengetahui pasti tewasnya jurnalis wanita tersebut.
Bukan main, Juwita yang sebelumnya sempat diklaim mengalami kecelakaan tunggal ini ternyata korban pembunuhan kekasihnya.
Yang mana, hal ini diketahui usai aparat kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). ***



