POJOKSATU.ID – Kasus mengenaskan kini kembali terjadi di kawasan Palembang, Sumatera Selatan.
Seperti diketahui, salah satu oknum polisi bernama Aipda Syarief Hidayat ramai disorot publik usai tuduh sopir truk bawa narkoba jenis sabu.
Padahal, sang sopir truk yang dituduh bawa barang haram ini terbukti mengangkut tumpukan pisang di bagasinya.
Baca Juga: Pesta Gay di Hotel Kuningan Jadi Sorotan, Komisi III DPR RI FPKS: HIV Jadi Ancaman Serius
Berdasarkan informasi beredar, tuduhan yang dilontarkan Aipda Syarief Hidayat ini diduga modus pemalakan uang korban.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @JhonSitorus_18 pada Jumat (7/2/2025).
Dalam unggahannya, aksi arogan ini ternyata hanya modus oknum polisi dalam mengutip uang dari korban.
Baca Juga: Deretan Sekolah yang Bermasalah Mengisi PDSS dan Terancam Gagal Ikut SNBP 2025
Sebab, beberapa teman korban yang berprofesi sebagai sopir truk mengaku mengalami hal serupa.
Yang mana, mereka diminta untuk memberikan uang usai dituduh semena-mena oleh oknum aparat kepolisian.
“Dari pengakuan rekan2 pak Syaiful (sang sopir), di area yang sama, setiap jam 3 pagi hingga subuh,” jelas dikutip.
“Sering terjadi kejar2an antara oknum dengan sopir. Sopir dipalak dengan rata2 Rp300 ribu,” lanjutnya di-caption.
Diketahui, kasus ini mencuat usai sang Syaiful membagikan momen dirinya diperlakukan semena-mena oleh Syarief.
Dalam unggahannya, terlihat jelas sosok Syarief menuduh dirinya membawa barang terlarang di depan Tol Keramasan, Palembang.
“Bawa apa kamu, bawa sabu ya? Bawa barang terlarang ya? Turun kau, kau bawak sabu bukan?,” ucap Syarief.
“Bapak tuduh saya ya, saya dituduh bawa sabu sama bapak ini. Ini sudah pencemaran ini,” ucap sang sopir.
Tidak heran, kasus ini menyita perhatian publik lantaran sikap arogan oknum polisi tersebut terekam jelas.
Terlebih, Syarief juga menuduh sang sopir membawa barang haram berupa narkoba jenis sabu tanpa bukti konkret. ***



