POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus keracunan minuman keras (miras) oplosan di Bukittinggi, Sumatera Barat kian memanas.

Seperti diketahui, sebanyak 22 orang narapidana (napi) harus dilarikan ke rumah sakit lantaran keracunan miras oplosan.

Yang mana, 2 orang di antaranya dikabarkan telah meninggal dunia usai menjalani perawatan medis.

Baca Juga: Mau Daftar Pinjaman Online OJK? Coba Trading Aja!

Berdasarkan informasi beredar, hingga kini masih tersisa 11 napi lagi yang masih dirawat di rumah sakit.

Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media jpnn.com pada Jumat (2/5/2025).

Dalam artikelnya, 11 orang tersebut dinyatakan masih tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM).

Baca Juga: 360 Calon Haji Kloter 1 Sumut Diberangkatkan dari Bandara Kualanamu, PPIH Ingatkan Jaga Kekompakan

Yang mana, 3 di antaranya disinyalir sedang dirawat intensif lantaran diketahui tengah dalam kondisi kritis.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) RSAM Bukittinggi, Busril saat ditanya awak media.

“Saat ini sisa 11 orang pasien yang dirawat dengan 3 orang di antaranya dalam kondisi kritis, delapan lainnya dirawat biasa,” jelasnya.

Baca Juga: 22 Warga Binaan Lapas Bukittinggi Keracunan Miras Oplosan, 2 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

Busril juga menyebutkan, 2 napi yang dinyatakan meninggal dunia tidak lama setelah dilarikan ke rumah sakit.

Salah satu korban berinisial I dinyatakan meninggal dunia tidak lama setelah dirawat menggunakan peralatan medis.

Yang mana, dirinya berakhir menghembuskan nafas pada Rabui (30/4/2025) saat siang hari usai dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: Satpol PP Karawang Tangkap Pencopet di Tengah Kerumunan Calon Jemaah Haji

Sedangkan, salah satu korban lainnya berinisial MA dikabarkan meninggal dunia pada malam harinya.

“Benar, satu pasien atas nama inisial MA meninggal dunia setelah mendapat perawatan sejak Rabu malam di ICU. Korban meninggal dunia pada pukul 8.50 WIB,” jelasnya.

Usut punya usut, miras oplosan yang diminum para napi ini ternyata memiliki campuran dengan cairan parfum.

Baca Juga: Waymo dan Toyota Jalin Kemitraan: Masa Depan Kendaraan Otonom Semakin Nyata

Sehingga, para napi yang meminum miras oplosan tersebut menyebabkan tubuh mereka mengalami gagal napas. ***