POJOKSATU.ID – Kasus kematian Darso (43) salah satu warga Semarang, Jawa Tengah belum lama ini kian menarik perhatian publik.

Pasalnya, meninggalnya Darso masih menjadi teka-teki lantaran pengakuan korban dengan aparat kepolisian bertolak belakang.

Seperti diketahui, pihak keluarga korban menuturkan bahwa kematian Darso tidak lain akibat tindak penganiayaan oknum Polresta Yogyakarta.

Baca Juga: Hari Ini KPK Bakal Periksa Hasto Kristiyanto, Akankah Langsung Dilakukan Penahanan?

Terlebih, istri korban bernama Poniyem (42) juga mengaku dirinya sempat diberi uang sebesar Rp25 juta usai Darso dikabarkan meninggal dunia.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media jpnn.com pada Senin (13/1/2025) yang mengungkap hal tersebut.

Dalam artikelnya, Poniyem melalui kuasa hukumnya mengungkap bahwa dirinya sempat diberi uang puluhan juta.

Baca Juga: Bahrawi Ragu Pengakuan Raffi Ahmad Bahwa Mobil RI 36 Itu Kosong, Dianggap Pojokkan Polisi

Yang mana, uang tersebut diberikan kepada Poniyem usai gagal melakukan mediasi terhadap oknum polisi.

“Setelah kami melakukan investigasi, korban hanya dapat Rp25 juta. Itu pun, karena ketidaktahuan diterima,” tutur Antoni Yudha, kuasa hukum Poniyem.

Namun, uang yang diberikan oknum polisi ini diketahui sama sekali belum disentuh oleh pihak keluarga korban.

Baca Juga: Tak Terlupakan! Rekomendasi Film Petualangan Seru yang Harus Anda Tonton di Netflix

Tidak hanya itu, pihak keluarga Darso juga berniat akan mengembalikan uang tersebut ke pihak terkait.

Sebab, dirinya merasa bahwa pemberian aparat kepolisian tersebut bukan hanya semata berbentuk uang duka.

“Awalnya Rp5 juta ditolak, kemudian Rp5 juta itu diterima. Yang Rp25 juta itu diberikan ke adiknya kemudian minta dikembalikan," lanjutnya.

Baca Juga: Sosok Sandy Permana Aktor yang Tewas Ditusuk Orang di Bekasi, Gagal Terpilih DPRD Tahun Lalu

Seperti diketahui, insiden ini bermual ketika Darso saat itu tengah dicari-cari para oknum Polresta Yogyakarta.

Dikarenakan, Darso diketahui sempat mengalami insiden kecelakaan hingga menyebabkan seseorang nyaris meregang nyawa.

Diketahui, insiden tersebut terjadi saat Darso tengah berkunjung ke kawasan Yogyakarta menggunakan sebuah mobil.

Baca Juga: Sosok Sandy Permana Aktor yang Tewas Ditusuk Orang di Bekasi, Gagal Terpilih DPRD Tahun Lalu

Namun, Darso yang mengetahui hal tersebut sempat bertanggung jawab dengan membawa korban ke klinik terdekat.

Alhasi, tidak lama setelah kejadian beberapa para aparat kepolisian berkunjung ke rumah Darso untuk dimintai keterangan.

Alih-alih demikian, Darso yang seharusnya dirangkul untuk menjalani proses hukum justru ditangkap paksa oleh para oknum berseragam.

Baca Juga: Bergabungnya Indonesia ke BRICS, Langkah Strategis Menuju Negara Maju?

“Korban dibawa tanpa surat penangkapan, tanpa surat tugas, dan tanpa surat apapun,” lanjut kuasa hukum keluarga korban.

Tidak lama setelahnya, Poniyem mendapat kabar bahwa sang suami sudah dalam keadaan mengenaskan di rumah sakit.

Terlebih, keberadaan korban di rumah sakit ini juga tidak berlangsung lama hinga Darso dikabarkan meninggal dunia. ***