POJOKSATU.ID – Kasus intimidasi pengusaha Club Malam Valhalla asal Surabaya, Jawa Tengah kini kembali jadi perbincangan hangat.

Seperti diketahui, Ivan Sugianto telah diamankan dan diringkus pihak kepolisian atas tindakan amoralnya.

Namun, penangkapan Ivan Sugianto justru dicurigai oleh pengacara kondang bernama Refly Harun.

“Yang ditangkap itu ivan atau Ivan? Kok beda? Ada yang bisa bantu jawab?!,” tulis Refly yang dikutip Pojoksatu.id dari Youtube pribadinya.

Kecurigaan terhadap penangkapan pengusaha asal Surabaya ini diketahui tidak hanya dicurigai oleh pengacara tersebut.

Baca Juga: 4 HP 2 Jutaan dengan Chipset Snapdragon, Bikin Performa Gaming Makin Lancar! Ada Redmi Note 13

Melainkan, publik juga menduga bahwa pelaku yang ditangkap bukanlah sosok Ivan sang pengusaha hiburan malam.

Padahal, Kombes Ahrie Sonta selaku Sekpri Kapolri Listyo Sigit sudah mengonfirmasi penangkapan tersebut.

“Sudah ditangkap dan akan berlanjut ke penyidikan ya. Semoga anak Indonesia gak ada yg disuruh begitu lagi sama orang orang tua lainnya,” ucap Ahrie di akun X miliknya.

Lebih lanjut, kasus yang menyeret Ivan diketahui berawal dari pertengkaran anaknya terhadap salah satu murid SMA Gloria 2 Surabaya.

Perlu diketahui, Ivan merupakan orang tua murid berinisal EMS berasal dari yang berbeda dengan musuh anaknya, yakni SMA Cita Hati Surabaya.

Yang mana, murid itu diketahui telah mengolok-olok anaknya Ivan yang membuat dirinya merasa tidak senang.

Oleh karena itu, Ivan yang tidak terima anaknya diperlakukan demikian sontak mendatangi dan mengintimidasi murid tersebut.

Bukan main, Ivan diketahui mencecar siswa tersebut dengan menyuruhnya sujud hingga menggonggong layaknya binatang anjing.

“Minta maaf, sujud, sujud, menggonggong,” ucap Ivan yang dikutip dari portal Pojoksatu.id. ***