POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus mengenaskan kini kembali terjadi di kawsan Blora, Jawa Tengah.

Yang mana, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Pancasila diketahui terlibat tindak penganiayaan.

Dalam hal ini, tindak penganiayaan tersebut tidak lain berupa bentrokan dengan ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya.

Baca Juga: Gelar Anev Operasi Lilin 2024, Korlantas Polri Sebut Kasus Kejahatan dan Kecelakaan Turun Signifikan

Bukan main, akibat bentrokan ormas PP dengan GRIB Jaya di Blora ini disinyalir nyaris memakan korban jiwa.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarkudus.jawapos.com pada Kamis (16/1/2025).

Dalam artikelnya, kedua ormas tersebut dikonfirmasi terlibat bentrok hingga membuat korban berjatuhan.

Baca Juga: Bagikan Foto Terbarunya, Indah Permatasari Diduga Hamil Anak Kedua

Berdasarkan informasi beredar, belasan orang yang terlibat dalam bentrokan tersebut harus dilarikan ke rumah sakit.

“Menyebabkan 12 orang luka-luka. Para korban harus mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat insiden tersebut,” jelas dikutip.

Lebih lanjut, kasus ini bermula ketika pihak GRIB Jaya tidak senang dengan kehadiran ormas PP.

Baca Juga: Kronologi Bentrokan Ormas Pemuda Pancasila Vs GRIB Jaya di Blora, Diduga Gegara Sakit Hati

Sebab, ormas PP Blora sebelumnya melakukan penggerudukan di salah satu markas besar GRIB Jaya.

Yang mana, mereka meminta keterangan lebih lanjut terkait legalitas operasional GRIB Jaya di kawasan Blora.

Hal ini juga turut dikonfirmasi langsung oleh Munaji selaku Ketua Majelis PP Blora terkait kasus tersebut.

Baca Juga: Hobi Pelihara Hewan Sejak Dini, Berikut Koleksi Hewan Peliharaan Athar Anak Citra Kirana dan Rezky Adhitya

Yang mana, Munaji berorasi dengan nada tinggi hingga mengancam di depan markas GRIB Jaya kawasan Blora.

“Janga nada Grib keluar dari Blora. Kalau keluar saya sikat urusan dengan Pemuda Pancasila. Ini Blora mas” ucapnya yang dikutip dari portal Pojoksatu.id

“Tidak sekonyong-konyong koder mas ini Blora mas, kalau mau urusan dengan Pemuda Pancasila silahkan,” lanjutnya.

Baca Juga: Menteri Maman Harapkan PNM Jadi Garda Terdepan untuk Ekonomi Negara

Akibatnya, kedua ormas tersebut tersulut emosi hingga berujung cekcok terkait persoalan legalitas operasional.

Tidak lama setelahnya, penggerudukan ini berakhir bubar usai pihak PP menyuarakan keresahannya.

Alih-alih demikian, pihak GRIB Jaya yang tidak senang dengan kehadiran ormas PP ini sontak mengambil langkah tegas.

Baca Juga: WARGA Karawang Terkecoh Mengira ODGJ, Nanang Gimbal Sembunyi dan Tidur di KUBURAN, Gak Kepikiran Itu PELAKU PEMBUNUHAN Sandy Permana, Hukuman 15 Tahun

Yang mana, mereka mendatangi balik markas PP dengan beberapa satuan GRIB Jaya lainnya dari beberapa daerah.

Setibanya di markas PP dengan puluhan massa, ormas GRIB Jaya sontak melancarkan serangan membabi buta.

Alhasil, beberapa fasilitas milik ormas berciri khas loreng orange hitam ini hancur berantakan di markasnya sendiri.

Baca Juga: Cerita Pilu Korban Kebakaran Glodok Plaza, Terjebak di Lantai 8 Nunggu di Evakuasi Berharap Nyawanya Bisa Diselamatkan

Hingga kini, pertiakaian antara ormas PP dengan GRIB Jaya diketahui telah berlangsung damai.

Hal ini terjadi usai beberapa pemangku kepentingan turut terlibat aktif dalam meredakan bentrokan tersebut. ***