POJOKSATU.ID- Viralnya kembali kasus Bullying, membuat publik cukup resah. Pasalnya, hal tersebut berdampak sangat buruk bagi kesehatan Psikologis seseorang.
Bullying merupakan perilaku kekerasan yang bisa terjadi di berbagai lingkungan, seperti sekolah, tempat kerja, dan bahkan dalam keluarga. Dampaknya terhadap psikologis korban bisa sangat serius dan berjangka panjang.
Artikel ini akan mengupas bagaimana bullying memengaruhi kesehatan mental para korban.
1. Dampak Emosional
Korban bullying seringkali mengalami dampak emosional yang mendalam, seperti rasa rendah diri, ketidakpercayaan diri, dan perasaan tidak berharga. Perasaan ini bisa memengaruhi kesejahteraan mental mereka dalam jangka panjang.
2. Gangguan Kecemasan
Bullying dapat memicu gangguan kecemasan, di mana korban merasa cemas secara berlebihan tentang berbagai situasi sosial. Mereka mungkin khawatir akan menjadi sasaran bullying lagi di masa depan.
3. Depresi
Depresi adalah dampak serius dari bullying. Korban dapat merasakan kesedihan yang mendalam, kehilangan minat pada aktivitas yang sebelumnya disukai, dan perasaan putus asa.
4. Gangguan Tidur
Masalah tidur seringkali terjadi pada korban bullying. Mereka mungkin mengalami insomnia, mimpi buruk, atau kesulitan tidur karena kecemasan dan stres.
Baca Juga: Mantan Menkeu Ini Sebut Orang Indonesia Miskin Karena Kebiasaan Pakai Air Galon
5. Isolasi Sosial
Korban bullying mungkin mulai mengisolasi diri dari teman dan keluarga. Mereka mungkin merasa tidak nyaman berada di sekitar orang lain atau merasa tidak diterima.
Beberapa waktu lalu kembali viral kasus Bullying yang menimpa seorang siswa SMP.
Hal ini umumnya sering terjadi di beberapa sekolah dan sering kali pihak sekolah menutup mata untuk hal semacam ini.
Dari penjelasan diatas, seharusnya kita dapat andil jika melihat pembullyan yang berada di sekitar kita. Jika melihat kejadian tersebut, ada baiknya untuk segera melaporkan pada pihak berwenang.
Sekecil apapun tindakan pembullyan, tetap salah dan tak boleh diwajarkan ***



