POJOKSATU.id — Pemandangan tak biasa terlihat di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Bukan hanya rapat dan agenda formal, para pejabat hingga pegawai tampak turun langsung melakukan korve bersama.
Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar kementerian dan lembaga membangun lingkungan kerja yang tertib, sehat, dan aman sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang profesional.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengajak seluruh sivitas Komdigi di Indonesia menjadikan budaya bersih sebagai fondasi disiplin aparatur melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
“Sesuai arahan Pak Presiden, kita bertanggung jawab terhadap lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI,” kata Meutya di Lapangan Anantakupa, Kantor Kementerian Komdigi, Jumat (13/2/2026).
Bukan Tugas OB Semata
Meutya menegaskan, kebersihan kantor tidak boleh sepenuhnya bergantung pada petugas kebersihan.
Baca Juga: THR ASN Rp55 Triliun Siap Cair Awal Ramadhan 2026, Dompet Aman Jelang Lebaran
Setiap pegawai diminta membersihkan ruang kerjanya sendiri sebagai bentuk tanggung jawab pribadi.
“Hari ini kita sebarkan kegiatan ASRI sampai ke ruang kerja. Kita tidak hanya mengandalkan OB. Kebiasaan ini harus kita lakukan terus,” ujarnya.
Pesan ini menjadi penegasan bahwa budaya kerja profesional dimulai dari hal sederhana: menjaga kebersihan ruang sendiri.
Baca Juga: Kabar Gembira! Pemegang Paspor Indonesia Kini Bisa Jelajahi 88 Negara Tanpa Visa
Jumat Bersih Jelang Ramadan dan Imlek
Menjelang Ramadan dan Imlek, Meutya meminta kegiatan korve dilakukan rutin setiap Jumat pagi.
Ia ingin suasana kerja yang bersih menjadi bagian dari persiapan menyambut bulan ibadah dan hari besar keagamaan.
“Saya ingin setiap Jumat pagi kita lakukan pembersihan lingkungan kantor. Menjelang Ramadan dan Imlek, kita mulai dengan hati yang bersih,” tegasnya.
Baca Juga: Musim Emas UMKM 2026! Sektor Ini Raup Untung Besar Saat Ramadan dan Lebaran
Kegiatan ini diikuti Pejabat Tinggi Madya, Pejabat Tinggi Pratama, hingga seluruh pegawai di lingkungan Komdigi.
Korve bersama ini menjadi simbol perubahan budaya: disiplin tidak hanya soal kehadiran dan laporan, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan kerja.
Baca Juga: Tata Cara dan Doa Ziarah Kubur Jelang Ramadan, Lengkap dengan Waktu yang Dianjurkan
Langkah sederhana seperti memegang sapu dan lap meja bisa jadi awal perubahan besar dalam membangun birokrasi yang lebih tertib dan berintegritas.***




