POJOKSATU.id, JAKARTA — Budiman Sudjatmiko sedang dekat dengan Presiden Jokowi lalu terima pesan khusus agar mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 nanti.

Demikian analisa pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, Minggu (20/8) terkait dukungan Budiman kepada Prabowo yang rela membentuk relawan Prabu.

Dia yakin tidak akan ada perpecahan di internal PDIP usai Budiman Sudjatmiko mendeklarasikan relawan Prabu untuk pemenangan Prabowo.

Baca Juga: Berkas Tersangka Penipuan iPhone Si Kembar Rihana Rihani P19, Diserahkan ke Kejati Banten

Ini lantaran pengaruh Budiman di banteng moncong putih yang terbilang masih minim.

“Namanya kan tidak ada lagi di DPP dan sebagai caleg," kata Pendiri lembaga survei KedaiKOPI itu.

Menurutnya, dukungan politisi PDIP Budiman Sudjatmiko kepada Prabowo Subianto tidak datang begitu saja. Diduga ada peran Presiden Joko Widodo terkait ini.

Hendri Satrio menilai bahwa Budiman saat ini memang sedang dekat dengan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Delapan Pahlawan Nasional yang Jasadnya Tak Ditemukan Hingga Kini, Ada Berusia 17 Tahun

"Sehingga mungkin itu sudah jadi arahan Pak Jokowi untuk tunduk ke Pak Prabowo," ujar Hensat.

Diketahui, kader PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko mendukung Prabowo Subianto menjadi calon presiden dalam Pilpres 2024.

Petinggi PDIP Djarot Saiful Hidayat menyatakan tidak masalah dengan hal tersebut dan seolah tidak perlu menanggapi dukungan Budiman kepada Prabowo.

“Pak Budiman, ya sudah biarin aja. Ya,” kata Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat usai menghadiri acara Hari Konstitusi ke-78 RI, Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan. Jumat (18/8).

Disinggung mengenai posisi Budiman di PDIP, Djarot mengatakan Budiman masih menjadi kader aktif PDIP.

Djarot mengatakan tidak ada pemanggilan kepada Budiman terkait dukungannya kepada Prabowo Subianto tersebut.***