POJOKSATU.ID – Kejadian tragis terjadi di Semarang, di mana seorang siswa SMK Negeri 4 Semarang berinisial GRO tewas ditembak oleh seorang anggota polisi, Bripka R.

Peristiwa ini terjadi diduga terlibat dalam tawuran antar kelompok gangster di Semarang.

Kapolrestabes Semarang menjelaskan bahwa korban merupakan anggota kelompok gangster Tanggul Pojok yang saat itu bentrok dengan kelompok rivalnya Seroja.

Baca Juga: Siswa SMK di Semarang Anggota Paskibraka Ditembak Polisi: Alasan Tawuran?

Menurut keterangan polisi, Bripka R yang saat itu melintas di lokasi kejadian berusaha melerai tawuran.

Namun, upaya perdamaian itu justru berujung pada tindakan tegas dari sang polisi.

Pernyataan mengenai motif bela diri yang dilakukan Bripka R masih menuai berbagai pertanyaan.

Baca Juga: H-1 PILKADA! Pastikan Cek Lokasi TPS dan Apa Yang Harus Disiapkan!

Beberapa pihak meragukan versi yang disampaikan dan meminta agar kasus ini diusut tuntas.

Bahkan diharapkan perlu dilakukan rekonstruksi kejadian untuk mengetahui secara pasti kronologi peristiwa yang sebenarnya.

Selain itu, tindakan penembakan yang dilakukan oleh Bripka R juga menjadi sorotan. Penggunaan senjata api dalam situasi seperti ini dinilai perlu dievaluasi.

Baca Juga: Sempat Kritis, Anggota Paskibra SMKN 4 Semarang Ini Tewas Usai Ditembak Polisi di Bagian Pinggul

Polisi telah menetapkan empat orang tersangka dari kedua kelompok gangster yang terlibat dalam tawuran.

Sementara itu, Tim Paminal Propam Polda Jateng juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap Bripka R untuk memastikan apakah ada pelanggaran prosedur dalam penggunaan senjata api.

Kasus penembakan ini tentunya menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Masyarakat pun berharap agar kasus ini dapat diselesaikan secara adil dan transparan.***