POJOKSATU.id - PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), milik Prajogo Pangestu, telah berhasil menyelesaikan proses akuisisi tiga aset pembangkit listrik tenaga bayu/angin (PLTB).
Melalui anak usahanya, PT Barito Wind Energy (Barito Wind/BWE), BREN bersama ACEN HK, anak usaha dari ACEN Renewables International, telah mengakuisisi aset-aset late-stage development pembangkit listrik tenaga angin di Sulawesi Selatan (Sidrap 2), Sukabumi, dan Lombok.
Direktur BREN, Merly, mengungkapkan bahwa ketiga aset ini memiliki potensi pembangkit listrik sebesar 320 MW.
Baca Juga: Jalur Sepeda Surya, Inovasi Energi Terbarukan di Belanda
Pada hari yang sama, BWE juga menyelesaikan pengambilalihan 51% saham PT UPC Sukabumi Bayu Energi dan 51% saham PT Lombok Timur Bayu Energi dengan harga pembelian dan penerimaan novasi piutang tertentu.
Selain itu, Merly menjelaskan bahwa tujuan dari pengambilalihan saham tersebut adalah untuk memperkuat pengembangan usaha dan bisnis Grup BREN di bidang energi terbarukan.
Pengambilalihan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian yang diumumkan pada 15 Desember 2023, di mana Barito Wind dan ACEN Investment HK Limited akan memiliki masing-masing 51% dan 49% dari tiga aset pengembangan angin tahap akhir tersebut.
Hendra Tan, CEO Barito Renewables, menyatakan bahwa investasi BREN bersama ACEN di Sidrap 2, Sukabumi, dan Lombok akan menempatkan perusahaan pada posisi terbaik untuk mengakses potensi energi angin Indonesia dan berkontribusi pada lanskap energi terbarukan negara.
Baca Juga: Hidrogen Bahan Bakar Masa Depan Kereta Api Tanpa Emisi Gas Buang
Selanjutnya, Hendra Tan mengungkapkan bahwa Barito Wind dan ACEN sedang dalam pembicaraan untuk membentuk kemitraan jangka panjang guna berkolaborasi pada proyek energi angin tambahan di Indonesia di luar tiga aset pengembangan angin tahap akhir tersebut.
ACEN International juga menegaskan pentingnya kesepakatan ini sebagai langkah pertama di luar Filipina, mencatat tonggak lain dalam perjalanan pertumbuhan perusahaan dalam sektor energi terbarukan di kawasan Asia Pasifik.***



