POJOKSATU.ID - Kabar duka kembali datang dari wilayah timur Indonesia setelah bencana gempa bumi berkekuatan besar mengguncang Nusa Tenggara Timur pada hari ini, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengonfirmasi bahwa guncangan hebat tersebut mencatatkan magnitudo sebesar 7,7 pada skala Richter.

Berdasarkan data pemantauan sinyal seismik, gempa terjadi pada Sabtu pagi hari WIB dengan kedalaman pusat gempa yang tergolong dangkal, yakni 15 kilometer.

Pusat guncangan utama gempa bumi ini berada di perairan Laut Flores yang berjarak tidak jauh dari daratan pulau utama NTT.

Baca Juga: Gempa Dahsyat 7,7 Magnitudo di NTT, 2 Warga Meninggal Dunia, Berikut Wilayah yang Terdampak

Secara koordinat geografis, episentrum gempa terletak pada titik 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur.

Pemetaan lokasi mencatat posisi pusat gempa berjarak sekitar 30 kilometer di sebelah timur laut kawasan Nagekeo.

Selain Nagekeo, titik gempa ini juga berjarak kurang lebih 47 kilometer di sebelah barat laut wilayah Ende.

Wilayah Kabupaten Ngada juga berada relatif dekat dengan lokasi episentrum, yakni berjarak sekitar 58 kilometer di sisi timur laut.

Baca Juga: Kemarau Berakhir Oktober 2026, BMKG Prediksi Musim Hujan Mulai Masuk ke Jawa

Sementara jika ditarik garis lurus dari ibu kota provinsi di Kupang, pusat gempa berjarak sekitar 315 kilometer di arah barat laut.

Kedalaman guncangan yang dangkal membuat getaran gempa dirasakan cukup keras oleh masyarakat di hampir seluruh pulau Flores dan sekitarnya.

Warga yang berada di kawasan terdampak dilaporkan sempat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari potensi bangunan roboh.

Otoritas penanggulangan bencana daerah saat ini tengah bergerak cepat melakukan pendataan dampak kerusakan fisik maupun korban jiwa.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta terus memantau informasi resmi mengenai perkembangan gempa hari ini dari kanal BMKG.***