POJOKSATU.ID - Cuaca ekstrem kembali terjadi di Kabupaten Bogor, Selasa (18/11/2025) siang.

Hujan deras yang diiringi angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang hingga papan reklame ambruk di beberapa wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor telah mengerahkan tim ke sejumlah titik untuk melakukan penanganan cepat.

Baca Juga: Sembako Bersubsidi KJP Pasar Jaya November - Desember 2025, Begini Cara Daftar Antrean Online Lewat HP

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Dedi Sutisna, menjelaskan bahwa hingga saat ini, laporan yang masuk meliputi insiden pohon tumbang di kawasan Megamendung serta Keradenan, Cibinong.

Selain itu, sebuah papan baliho berukuran besar dilaporkan roboh di daerah Ciseeng.

“Data sementara yang kami terima baru pohon tumbang di Megamendung dan Keradenan Cibinong. Untuk baliho yang roboh di Ciseeng, pendataan masih berlangsung,” ujar Dedi.

Baca Juga: Sembako Bersubsidi KJP Pasar Jaya November - Desember 2025, Begini Cara Daftar Antrean Online Lewat HP

Salah satu kejadian paling berdampak terjadi di Jalan Raya Keradenan–Pomad, Kecamatan Cibinong.

Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa satu sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir jalan.

Batang pohon juga sempat menutup akses kendaraan, membuat arus lalu lintas tersendat cukup lama.

Tim BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan relawan segera tiba di lokasi untuk melakukan pemotongan dan evakuasi pohon.

Baca Juga: KUHAP Baru 2025 Disahkan! Apa Saja Aturan yang Berubah dan Dampaknya untuk Masyarakat?

“Hujan intensitas tinggi disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang yang menimpa satu motor dan menutup akses jalan. Tim sudah melakukan evakuasi, dan jalur kini bisa kembali dilalui,” kata Dedi memastikan.

Tidak hanya pohon tumbang, baliho besar di kawasan Ciseeng juga ambruk akibat terpaan angin.

Kendati demikian, BPBD menyebut belum ada laporan kerusakan lanjutan ataupun korban terdampak dari kejadian tersebut.

Baca Juga: KUHAP Baru 2025 Disahkan! Apa Saja Aturan yang Berubah dan Dampaknya untuk Masyarakat?

Pendataan masih terus berjalan untuk mengetahui kondisi detail di lapangan.

Kasi Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menambahkan bahwa sejumlah personel terus menyisir wilayah terdampak untuk memastikan tidak ada bahaya susulan.

Ia menjelaskan bahwa beberapa titik rawan telah dipasangi tanda peringatan dan warga diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar maupun papan reklame ketika hujan lebat turun.

Baca Juga: VIral! Penemuan PETI Diduga Sudah Lama Dipelihara? Polisi Sisir Kuansing, Rakit Rakit Hilang Sebelum Digerebek

Meski beberapa fasilitas umum terdampak dan lalu lintas sempat terganggu, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian ini.

“Korban jiwa maupun luka nihil sampai siang ini. Anggota kami masih di lapangan untuk memantau situasi dan menindaklanjuti laporan warga,” ujar Dedi.

Cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Bogor sore ini diperkirakan sebagai akibat dari peningkatan aktivitas konvektif yang sering memicu hujan deras mendadak disertai angin kencang.

BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di area terbuka dan wilayah dengan banyak pepohonan besar.

Baca Juga: Aksi Kejar-kejaran Pelajar di Serang Berujung Kecelakaan, Pemicu Diduga Tuduhan Tak Berdasar

Selain itu, warga juga diingatkan untuk segera melaporkan kepada BPBD apabila melihat pohon yang berpotensi tumbang atau struktur reklame yang terlihat tidak stabil.

Respons cepat dari warga dan petugas diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan serupa di kemudian hari.***