Bocoran, Mario Dandy Ternyata Minta '86' tapi Ditolak Mentah-mentah oleh David
POJOKSATU.id - Mario Dandy Satriyo ternyata sempat meminta agar kasusnya berakhir damai akan tetapi langsung ditolak tegas oleh keluarga David Ozora.
Karena itu, proses hukum terhadap Mario Dandy pun dipastikan tetap berjalan sampai ke proses peradilan untuk mempertanggugjawabkan kelakuannya.
Kuasa hukum Mario Dandy, Basri Budun mengungkap, anak Rafael Alun dan Ernie Meike Torondek itu telah mengakui kesalahannya.
Karena itu, Mario pacar AG berupaya meminta maaf kepada David Ozora dan keluarganya.
Setelah upaya itu tak menemui titik temu, Mario Dandy lantas sempat ingin mengajukan restorative justice.
Lagi-lagi, upaya anak mantan pejabat kaya raya hobi pamer kekayaan itu juga gagal karena juga ditolak keluarga David.
3 Keistimewaan Agnes Pacar Mario cuma Dituntut 4 Tahun Penjara, Dibongkar Pakar Hukum
Karenai itu, proses hukum Mario pacar AG pun tetap dilanjutkan sampai proses peradilan.
Hal itu diungkap kuasa hukum Mario Dandy, Basri Bundu dikutip pojoksatu.id dari RMOL, pada Minggu 9 April 2023.
Basri Bundu menyatakan, penyidik Polda Metro Jaya kemungkinan akan melakukan pelimpahan berkas Mario Dandy ke Kejati DKI Jakarta pada minggu-minggu ini.
"Pelimpahan berkas dari Polda Metro Jaya ke kejaksaan tinggi DKI Jakarta mungkin minggu-minggu ini P21," kata Basri.
Hanya saja, Basri mengaku tak mengetahui kapan persisnya Mario Dandy akan menjalani sidang.
Tapi ia memperkirakan kliennya itu akan mulai disidang setelah lebaran atau Idul Fitri 1444 Hijriyah.
Saling Tuduh, Mario Dandy dan Shane Lukas Sampaikan Keterangan Berbeda dalam Sidang AG
"Sidang Mario paling lambat habis lebaran," kata dia.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung memastikan upaya Mario Dandy dan Shane Lukas melakukan restorative justice tertutup karena perbuatan para pelaku dinilai sangat keji.
Kajati DKI Jakarta sendiri menyatakan penyelesaian kasus penganiayaan David Ozora juga tertutup.
Itu lantaran diversi harus melalui persetujuan dari pihak korban.
Di sisi lain, keluarga David Ozora sejak awal menegaskan kasus penganiayaan yang dilakukan para pelaku tidak akan pernah berakhir damai.
Mereka bahkan menuntut agar para pelaku mendapat hukuman yang seberat-beratnya mengingat dampak yang dialami David sampai terancam cacat seumur hidup dan kehilangan masa depan.
Editor: Guruh




