POJOKSATU.id, WONOSOBO- Dijanjikan nikah, seorang siswa SD di Wonosobo dibawa kabur kenalannya. Keduanya kenal melalui media sosial. Senin (8/5) lalu, tersiar kabar NFH, siswa kelas 6 SD, tidak pulang ke rumahnya di Kecamatan Wonosobo.
Senin pagi, ia pamit pada keluarga untuk berangkat sekolah. Tapi hingga keesokan harinya, tidak ada kabar keberadaan NFH.
Pihak keluarga lantas melapor ke polisi. Sempat tersiar kabar NFH menjadi korban penculikan.
“Keluarga korban mencoba menghubungi pihak sekolah, namun dari pihak sekolah menjelaskan jika anak tersebut sejak pagi hari itu sudah tidak berangkat,” beber Kasatreskrim Polres Wonosobo AKP Kuseni seperti dikutip/.
Kasus tersebut terpecahkan setelah polisi menemukan NHF di Kabupaten Banyumas bersama seorang lelaki asal Bogor, Jawa Barat pada Rabu (10/5).
BACA : Ngeyel Tak Mau Dipenjara 3,5, Agnes Mantan Calon Istri Mario Dandy Ajukan Kasasi
Korban rencananya akan dibawa seorang pria bernama Safrial (21) ke rumahnya di Kecamatan Parung Kabupaten Bogor dengan menggunakan bus dari Terminal Purwokerto.
“Bukan diculik. Tapi korban ini akan dibawa lari ke Bogor bersama pelaku yang mengaku teman dekat korban,” ujarnya.
Pelaku mengaku kenal korban lewat media sosial sekitar setahun yang lalu. Namun baru pada Senin (8/5) itu pelaku bisa bertemu dengan korban. “Jadi setelah bertemu korban, pelaku ini membujuk korban dengan iming-iming janji akan menikahi dan membahagiakan korban. Sampai akhirnya mereka berencana kabur ke Bogor,” lanjutnya.
Namun sebelum pelaku benar-benar membawanya, polisi telah berhasil mengamankannya. Mimpi untuk menikahi bocah di bawah umur itu harus kandas.
Saat ini pelaku diancam dengan pasal 332 KUHP dengan ancaman penjara hingga 9 tahun.
Editor : Adhey



