POJOKSATU.id, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan akan akan menaikkan honor pelayan masyarakat dan menambahkan program asuransi diri BPJS ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan bagi warga yang bertugas sebagai pelayan masyarakat.

Ribuan warga yang hadir antusian mendengarkan informasi yang disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat peluncuran Kartu ATM Berlogo Khusus "Medan Berkah" di Medan International Convention Center (MICC), Rabu (10/5/2023).

Peluncuran ini ditandai dengan penyerahan Kartu ATM oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution kepada Warga Pelayan Masyarakat Penerima Dana Jasa Pelayanan (DJP) Kota Medan. Diharapkan program ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar.

BACA JUGA: Bobby Nasution Ingatkan ASN Pemko Medan Bijak Gunakan Sosmed

Dijelaskan Bobby Nasution, ATM Medan Berkah ini diluncurkan untuk mengikuti perkembangan zaman yang ada dengan memperbaharui atm yang dulu menjadi seperti saat ini. Adapun perbedaannya adalah saat ini para penerima DJP sudah masuk ke dalam BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

"Manfaat yang didapat tentunya sangat memberikan manfaat misalnya BPJS Ketenagakerjaan, manfaatnya akan terasa kalau suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan atau mengalami kecelakaan pada saat kerjasama kehilangan nyawa. Kita tanggung mereka di BPJS Ketenagakerjaan untuk kecelakaan kerja ada jaminan kematian. Bahkan yang memiliki anak masih sekolah jika mengalami kecelakaan, akan ditanggung sampai S1 dengan jumlah dua org anak," kata Bobby Nasution.

Bobby Nasution juga berpesan jika dana honor yang diterima nantinya mau dibelanjakan, maka belanjakan ke tetangga disekitar kita. "Jadi mereka juga dapat ikut merasakan manfaatnya. Kami berharap apa yang kami berikan ini dapat meringankan kebutuhan bapak ibu semua," harapnya.(*/TIK/pojoksatu)

BACA JUGA: Hasil Pemeriksaan Inspektorat, Lampu Pocong di Kota Medan Dianggap Proyek Gagal

BACA JUGA: Lampu Pocong Jadi Proyek Gagal, Bobby Nasution Minta Kontraktor Kembalikan Dana Rp.21 Miliar