POJOKSULSEL, PAREPARE - Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mengusulkan ratusan kuota PPPK atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja tahun 2023.

Pengusulan ratusan PPPK 2023 dilakukan Pemkot Parepare menyusul pemerintah daerah tidak diberikan kuota untuk penerimaan CPNS atau calon pegawai negeri sipil.

"Kita di Parepare usulkan ratusan kuota PPPK yang akan kita perjuangkan di pusat," ungkap Kepala BKPSDMD Kota Parepare Adriani Idrus.

Adriani mengatakan, rekrutmen CPNS tahun 2023 hanya dilakukan oleh instansi di Pemerintah Pusat. Sementara, seluruh pemerintah daerha hanya disiapkan penerimaan kuota PPPK.

Pemerintah Pusat menyiapkan kuota PPPK untuk 943.373 orang di seluruh Indonesia.

Dia mengatakan, selama proses pengusulan rekrutmen PPPK, dua Kementerian yang aktif melakukan desk ke Pemda, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan.

"Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan yang melakukan desk ke Pemda tahun 2023. Soal penetapan usulan PPPK dari setiap Pemda, itu diputuskan pusat sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan Kementerian Keuangan ke setiap pemda," terang Adriani.

Sebelumnya, Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Alex Denni mengatakan, formasi CPNS 2023 hanya untuk instansi pusat.

"Pemda tidak diberikan formasi CPNS, tetapi khusus PPPK saja. Ini untuk menyelesaikan honorer yang paling banyak tersebar di daerah," kata Alex Denni di Jakarta.

Pemerintah menyiapkan kuota sebanyak 1.030.751 ASN pada 2023. Kebutuhan ASN 1,03 juta itu mencakup CPNS dan PPPK. Formasi terbanyak untuk instansi daerah. Kuota CPNS dan PPPK untuk instansi pusat sebanyak 46.666 yang tersebar untuk jabatan dosen, guru, tenaga kesehatan (nakes), dan tenaga teknis lainnya.

Kuota PPPK 2023 untuk instansi daerah sebanyak 943.373 dengan jabatan guru, nakes, dan tenaga teknis lainnya.

Dia menyebutkan, kuota tersebut terbagi untuk PPPK guru sebanyak 580.202, PPPK nakes 327.542, PPPK tenaga teknis lainnya 35.629. PNS untuk lulusan sekolah kedinasan kuotanya sebanyak 6.259.

Adapun perincian kebutuhan CPNS dan PPPK tahun anggaran 2023, yakni pusat, total kebutuhan sebanyak 46.666. Terdiri CPNS dosen sebanyak 15.858, CPNS tenaga teknis lainnya sebanyak 18.595, PPPK dosen sebanyak 6.742, PPPK guru 12.000, PPPK nakes 12.719 PPPK tenaga teknis lainnya 15.209.

(*/pojoksulsel)