POJOKSATU.id, JAKARTA-- Indikator Politik Indonesia kembali merilis survei terbaru terkait elektabilitas capres 2024. Peluang Prabowo menang sangat tipis jika Ganjar berduet dengan Sandi Uno.

Survei kali ini dilakukan pada periode 15-21 Juli 2023 melalui wawancara tatap muka langsung dengan total responden 1.811 dan menggunakan metode Multistage Random Sampling.

Adapun, total sampel berasal dari seluruh 38 provinsi dengan Margin of Error sebesar ±2,35% pada tingkat kepercayaan 95%.

Survei simulasi 3 nama capres, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Hasilnya, Ganjar Pranowo unggul 35,2 %, Prabowo 33,2 %, dan Anies 23,9 %.

Baca Juga: Perumda Pasar Kota Bandung Juara, Segera Renovasi Pasar Sadang Serang

Hasil tersebut dipaparkan oleh Peneliti Utama IPI Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei teranyar bertajuk “Split Ticket Voting dan Tren Elektabilitas Bakal Capres dan Partai Politik Jelang Pemilu 2024”, Jumat, 18 Agustus 2023.

"Simulasi 3 nama capres, Ganjar Pranowo 35%, Prabowo Subianto 33%, dan Anies Baswedan sekitar 23-24%. Yang

belum menunjukkan pilihan tinggal sekitar 7-8%," kata Burhanuddin.

Baca Juga: Dikepung Koalisi Lain, PDIP Tetap Percaya Diri Bisa Menang Lewat Pergerakan Akar Rumput

Namun bila simulasi dua nama Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Elektabilitas Prabowo jauh lebih unggul dengan raihan 47,0% sementara Ganjar 39,6%.

Pun begitu, bila Prabowo Subianto berpasangan dengan Gibran dan Ganjar-Erick, Anies-AHY. Maka pasang capres-cawapres Gibran- Erick tetap unggul 35,8%.

Sementara Prabowo-Gibran 31,2% dan hanya Anies-AHY hanya memperoleh suara 24,3%.

Begitu juga, bila Ganjar berpasangan dengan Sandiaga Uno. Ganjar tetap unggul dengan perolehan suara 34,1%. Menang tipis bila Prabowo berpasangan dengan Airlangga hanya 32,6%.

Kalau Prabowo-Erick melawan Ganjar-Sandiaga Uno. Ganjar juga tetap unggul 34,1%. Prabowo-Erick 33,9%.***