POJOKSATU.id – Warga Desa Kelangdepok, Kecamatan Bodeh, Pemalang, dikejutkan pagi ini oleh penampakan ular sanca kembang raksasa yang melingkar di atas ventilasi pintu rumah.

Kejadian ini benar-benar bikin jantung deg-degan  terutama bagi pemilik rumah bernama Sutiah, yang baru sadar saat hendak membuka pintu untuk sarapan. 

Sekitar pukul 05.30 WIB, Sutiah terperanjat melihat bentuk besar di atas lubang angin pintu depan.

Baca Juga: 500 Ribu Pekerja RI Siap Dikirim ke Luar Negeri 2026, Ini Hak yang Wajib Dijamin Negara

Betapa kagetnya ketika ia menyadari itu bukan dekorasi, melainkan ular sepanjang sekitar 3 meter. 

Tak tinggal diam, Sutiah berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

Mereka segera menghubungi perangkat desa, yang kemudian meneruskan laporan ke Pos Damkar Comal Pemalang. 

Baca Juga: Hanya ada 3 Kriteria Honorer Bisa Dapat SK PPPK Paruh Waktu, Ini Penjelasannya

Tim Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 06.16 WIB, tak lama setelah laporan masuk.

Mereka langsung bergerak cepat untuk mengevakuasi reptil besar tersebut.

Petugas juga menyisir area sekitar rumah untuk memastikan tidak ada ular lain yang bersembunyi.

Baca Juga: Pajak UMKM 0,5 Persen Bisa Permanen? Menkeu Purbaya Beberkan Syarat Jujur yang Wajib Dipenuhi

Menurut Kepala Satpol PP Pemalang, Achmad Hidayat, ular sanca tersebut sudah diamankan dan kini berada di Pos Damkar Comal.

Karena jenisnya sanca kembang, dan setelah koordinasi dengan BKSDA, diputuskan ular tersebut tidak termasuk satwa dilindungi.

Rencananya, ia akan dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya.

Tak main-main, pihak Damkar mengingatkan warga agar lebih waspada, terutama di musim hujan.

Menurut petugas, ular bisa keluar dari habitat aslinya dan terbawa arus air ke pemukiman. 

Pesan penting lainnya jangan coba menangani ular sendiri.

Baca Juga: Hanya ada 3 Kriteria Honorer Bisa Dapat SK PPPK Paruh Waktu, Ini Penjelasannya

Walau sanca tidak berbisa, kekuatan lilitannya bisa sangat berbahaya.

Petugas Damkar menegaskan, jika menemukan ular, lebih baik segera lapor agar bisa ditangani oleh tim profesional. ***