POJOKSATU.ID- Beberapa bulan sebelum Kenzha Walewangko, 22 mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKi) tewas sempat curhat ke kakaknya bernama Victory, bahwa dirinya kerap alami bullying.
“Kenzaha sempat curhat ke abangnya kalau dia kerap di bullying para senior di UKI,” ucap EH Happy Walewangko ayah Kenzaha saat dihubungi, Selasa 8 April 2025.
Happy mengatakan, cerita Kenzaha bahwa dirinya mendapat bullying berasal dari senior yang kemungkinan dari luar Fakultas Fisipol.
“Kenzaha pernah di suruh berguling - guling oleh sejumlah senior. Dia waktu itu cerita para senior tersebut berasal dari Fakultas Hukum,” ungkapnya.
Baca Juga: Kepala BKN Sampaikan KABAR GEMBIRA, 4.005 NIP PPPK dan CPNS Hasil Seleksi 2024 Telah Diterbitkan
Akibat bullying tersebut, Kenzaha sempat mengeluh untuk tidak berkuliah dikarenakan kerap dibullying.
“Sempat juga Kenzha ada keengganan ke kampus mungkin karena faktor itu, dibuli sama senior atau fakultas yang lain,” ungkap Happy.
Sebelummya diberitakan, Kenzaha Walewangko, 22 seorang mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Fakultas Fisipol, tewas diduga dikeroyoksejumlah mahasiswa fakultas lain. Pengeroyokan diduga dilakukan di lahan parkiran motor UKI, Cawang Jakart Timur, Selasa 4 Maret 2025 pukul 20.00 WIB.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan, tewasnya Kenzaha Walewangko karena dikeroyok sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum. Tewasnya mahasiswa Fisipol tersebut diketahui tengah berkumpul dengan teman-temannya sesama fakultas Fisipol.
Baca Juga: Bersama BRI, Suryani Bangkit: Kisah Kartini Modern Menjemput Mimpi dari Toko Kelontong
“Infonya mereka lagi nongkrong terus ada yang lewat mahasiswa FH yang tersinggung ucapan korban. Mahasiswa Fisipol sedang ngobrol-ngobrol cerita santai, mungkin tersinggung hingga terjadi perkelahian,” ucap salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya.***



